alexametrics

Kenangan Nasi Goreng Khas Ani

3 Juni 2019, 15:08:19 WIB

JawaPos.com – Banyak kenangan tentang Ani Yudhoyono. Terutama yang dituturkan orang-orang terdekat yang pernah berinteraksi dan bekerja bersama dengan istri Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut. Salah satunya mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang akrab disapa Pakde Karwo.

Soekarwo mengenal Ani sejak lama. Sejak putri Letjen (pur) Sarwo Edhi Wibowo itu mendampingi SBY mendirikan Partai Demokrat. Dia melihat Ani sebagai sosok perempuan yang selalu melakukan pendekatan dengan hati kepada siapa pun. ”Bu Ani telah memberikan nilai tentang hati,” ujarnya kepada Jawa Pos di Puri Cikeas, Bogor, kemarin (2/6).

Dia menyebutkan, Ani memberikan nilai-nilai tentang bagaimana pendekatan hati dan pendekatan kemanusiaan. Semua permasalahan yang diputus SBY, kata Soekarwo, mendapat sentuhan nilai-nilai itu.

Sebetulnya, pendekatan itu menjadi dasar SBY untuk mengambil keputusan yang berkaitan dengan masyarakat. ”Tetapi, pendekatan itu justru diisi banyak oleh Bu Ani,” katanya.

Ada satu hal yang paling diingatnya dalam kunjungan-kunjungan SBY. Yakni, ketika SBY bersama Ani berkunjung ke Bakorwil (Badan Koordinasi Wilayah) Madiun pada 2010-2011. Saat itu SBY tampil bermain musik di kantor Bakorwil Madiun. ”Bu Ani memberikan support dan menikmati lagu yang dibawakan Pak SBY,” ungkapnya.

Kenangan lain yang membekas di ingatan Soekarwo adalah nasi goreng. Ani, kata dia, sering masak nasi goreng sendiri saat ada acara di Puri Cikeas, kediaman keluarga SBY. ”Masakan yang disajikan kepada kami sangat khas. Enak,” ujar gubernur Jatim dua periode itu.

Prosesi pemakaman almarhumah Ani Yudhoyono di TMP Kalibata, Kalibata, Minggu (2/6). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Soekarwo mengenang ketika Ani berkunjung ke Jawa Timur yang didampingi istrinya, Nina Kirana Soekarwo. Saat itu Ani melakukan kunjungan sebagai ibu negara dan pimpinan Partai Demokrat. ”Bu Ani sama sekali tidak ada jarak dengan masyarakat. Dia sangat egaliter,” imbuhnya.

Pada awal-awal pendirian Partai Demokrat, Ani menjabat wakil ketua umum. Nah, saat kampanye, Soekarwo teringat pesan Ani. ”Pakde, disapa betul mereka, didekati masyarakat, karena kekuatan partai, kekuatan pembangunan, kekuatan kehidupan NKRI itu adalah kedekatan dengan rakyat,” ungkapnya.

Selama Ani sakit, Soekarwo mengaku dua kali menjenguknya di Singapura. Namun, dia tidak bisa ngobrol langsung karena Ani dirawat di ruang ICU (intensive care unit). ”Tetapi, lewat video, Bu Ani menyampaikan kepada saya, terima kasih Pakde, titip AHY, bantu AHY.”

Senada, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M. Nuh menganggap sosok Ani sebagai perempuan berkarakter. ”Yang saya tangkap dari beliau (Ani) itu ketegarannya yang tanpa menyerah yang terus-menerus, tapi tertutup dengan keikhlasan,” ungkapnya.

Dia ingat masa-masa sebelum rapat formal di Puri Cikeas ketika SBY menjabat presiden. Kala itu Ani kerap mengajak Nuh untuk cangkruk membahas berbagai macam urusan. ”Sebelum rapat resmi kan beliau selalu ngajak cangkrukan. Ngobrol ke sana kemari. Yang dibahas mulai keluarga, macam-macam lah,” tutur Nuh.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (tyo/c5/fal)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads