alexametrics

Kini Santri pun Bisa Jadi Anggota TNI dan Polri

1 Juli 2018, 12:00:17 WIB

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berencana merekrut anggota dari santri atau pemuda yang mendalami agama. Setelah menghadiri acara Haul Emas Guru Tua, pendiri organisasi keagamaan terbesar di Indonesia Timur Al Khoirot, Tito Karnavian menuturkan bahwa Al Khoirot memiliki jasa begitu besar kepada bangsa Indonesia.

Sejak masa penjajahan, mereka telah membantu memerdekakan Indonesia. “Kini Al Khoirot telah menjadi organisasi terbesar di Indonesia Timur,” ujarnya di madrasah Al Khoirot, Palu, kemarin.

Untuk membangkitkan semangat Al Khoirot ke seluruh penjuru Indonesia, Polri tentu akan membantu dengan maksimal. “Saya telah instruksikan ke seluruh jajaran Polri, dari polda hingga polsek, untuk membantu Al Khoirot,” terangnya.

Kini Santri pun Bisa Jadi Anggota TNI dan Polri
Polri dan TNI akan merekrut personel baru dari kalangan santri (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

Salah satu cara yang ditempuh adalah mengajak para pemuda yang mendalami agama atau santri untuk menjadi personel Polri. “Bahkan, sebenarnya program mengajak santri ini sudah dilakukan,” terangnya.

Bukan hanya Polri, TNI juga bakal merekrut santri untuk menjadi personelnya. Hadi Tjahjanto menuturkan, memang sangat perlu merekrut personel dari pesantren yang memiliki kemampuan dan keilmuan agama. “Kita tarik ke TNI,” ujarnya. Bahkan, bisa juga memberikan bekal pendidikan di Akademi Militer AD, AL, dan AU. “Juga, di pendidikan lanjutan di TNI,” tambahnya.

Ketua Utama Al Khoirot Habib Saggaf bin Muhammad Al Jufri menjelaskan bahwa merintis pendidikan agama itu memang membutuhkan bantuan dari pemerintah. Warga negara tidak bisa bekerja sendirian. “Kita harus bergandengan tangan,” tuturnya. 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (idr/c10/oki)

Close Ads
Kini Santri pun Bisa Jadi Anggota TNI dan Polri