alexametrics

Fokus Kembangkan di Perbatasan, Kemenkop UKM Sasar Kalimantan  

1 Maret 2017, 05:18:23 WIB

JawaPos.com – Kementerian Koperasi dan UKM akan fokus melakukan pelatihan keterampilan dan kewirausahaan bagi masyarakat di daerah-daerah perbatasan. Mereka ingin banyak UKM tumbuh berkembang di daerah tersebut.

“Bulan depan saya sudah mulai mengadakan pelatihan kewirausahaan dan keterampilan di daerah perbatasan. Karena memang daerah perbatasan ini tugas kita,” ujar Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM Prakoso BS saat kunjungan kerja di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (25/2).

Menurutnya, Kalbar merupakan salah satu daerah yang disasar, karena berbatasan langsung dengan Malaysia. Daerah ini memiliki kelompok usaha strategis mikro yang bergerak di bidang kuliner, sehingga perlu dilatih supaya naik kelas.

“Di Kalbar agak beda. Kebanyakan masyarakat umum dan mahasiswa, kelompok-kelompok strategis. Mereka itu sebagian sudah punya usaha mikro sekarang kita ingin angkat jadi kecil, khusus di sana,” kata Prakoso.

Kemenkop UKM juga mendorong Dinas KUMKM di tingkat kabupaten/kota rutin menggelar pelatihan. Dengan upaya yang dilakukan bersama-sama, diharapkan angka pertumbuhan pelaku usaha di tanah air bisa melebihi dua persen.

“Dia (pelaku usaha) sudah harus meningkatkan diri dari yang tadinya hanya skala mikro menjadi kecil, kemudian kecil ke menengah. Kedua kordinasi kita dengan dinas kabupaten/kota, supaya kita harapkan mereka lebih giat lagi melakukan pelatihan,” jelas Prakoso.

Kemenkop UKM sendiri telah menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di Pontianak sejak 22-25 Februari. Dengan diikuti sebanyak 260 peserta dari anggota dan pengurus koperasi, serta pelaku UKM. 

Terdiri dari pelatihan kewirausahaan bagi gerakan koperasi (40 orang), pelatihan kewirausahaan bagi perempuan (40 orang), pemasyarakatan kewirausahaan (150 orang), serta pelatihan akuntansi koperasi dan pelaporan penyusunan keuangan (30 orang).

Asisten Deputi Penelitian dan Pengkajian KUMKM Christin menambahkan, tujuan penyelenggaraan pelatihan untuk meningkatkan pertumbuhan wirausaha baru. Serta merubah mindset pemuda dan masyarakat dari job seeker atau pencari kerja menjadi job creater atau pencipta lapangan kerja.

“Tujuan lain yakni kita ingin memberikan pengetahuan dan wawasan peserta tentang langkah-langkah dalam berwirausaha, dan juga memotivasi para peserta untuk terus memiliki jiwa kewirausahaan,”pungkas Kristin.(bon/rmol/mam/JPG)

Editor : Imam Solehudin

Saksikan video menarik berikut ini:


Fokus Kembangkan di Perbatasan, Kemenkop UKM Sasar Kalimantan