JawaPos Radar

Sejoli di Asian Games, Sama-sama Raih Medali Emas, Rela Pisah Ranjang

Mereka dari cabang Pencak Silat

30/08/2018, 12:05 WIB | Editor: Ilham Safutra
Sejoli di Asian Games, Sama-sama Raih Medali Emas, Rela Pisah Ranjang
Sarah Tria Monita dan Iqbal Candra Pratama, sejoli yang rela pisah ranjang di Asian Games pada cabor Pencak Silat. Mereka berhasil sumbangkan medali emas. (NURIS ANDI P/JAWA POS)
Share this image

Kedua pasang sejoli pencak silat menjaga benar profesionalitas selama pelatnas Asian Games 2018. Pipiet dan Hanif ingin mengikuti jejak Iqbal dan Sarah untuk menikah.

NURIS ANDI P., Jakarta

Sejoli di Asian Games, Sama-sama Raih Medali Emas, Rela Pisah Ranjang
Pipiet Kamelia dan Hanifan Yudani Kusumah, sejoli di Asian Games pada cabor Pencak Silat. Mereka berhasil sumbangkan medali emas. (NURIS ANDI P/JAWA POS)

---

TAK sekali dua kali teman-teman se-pelatnas Pipiet Kamelia dan Hanifan Yudani Kusumah menggoda mereka.

Mulai yang sekadar cie-cie sampai ehem-ehem hingga yang iseng tanya, "semalam ke mana nih kok nggak kelihatan".

Maklum, Pipiet dan Hanif memang sejoli. Mereka berpacaran sejak 2016. Dan tiap kali ada waktu senggang dari padatnya jadwal latihan pelatnas pencak silat, mereka selalu menghabiskannya entah untuk nonton atau makan.

"Kami sih santai-santai saja digodaian teman-teman. Yang penting tetap profesional dan bisa menjawab kepercayaan pelatih," kata Pipiet yang didampingi Hanif di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, kemarin (29/8).

Dan, jawaban itu mereka tunjukkan kemarin. Keduanya sama-sama berhasil merebut emas Asian Games 2018. Pipiet di kelas D putri, sedangkan Hanif di kelas C putra. Total Indonesia merebut 14 emas dari bela diri khas Nusantara itu.

"Komitmen itu bisa kami jaga hingga final tadi. Rasanya plong," ungkap mahasiswi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta tersebut.

Setelah perjuangan panjang mempersiapkan diri menuju Asian Games berbuah manis, Pipiet dan Hanif pun kini bersiap menuntaskan rencana besar lainnya: mengikuti jejak rekan mereka, Sarah Tria Monita dan Iqbal Candra Pratama, meresmikan hubungan ke jenjang pernikahan.

"Insya Allah, akhir tahun ini. Mohon doanya," sambung Hanif.

Sarah dan Iqbal memang pengantin emas Indonesia di Asian Games 2018. Sarah memenangi kelas C putri Senin (27/8). Kemenangan tersebut terpaut sekitar 45 menit setelah sang suami, Iqbal, berjaya di kelas D putra.

Sarah dan Iqbal kali pertama berjumpa di Pekan Olahraga Pelajar Wilayah yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, 2012. Pertemuan pertama itu berbuntut pacaran tiga bulan kemudian. Tapi, harus secara LDR (long distance relationship). Sebab, Sarah tinggal di Kediri, Jawa Timur, sedangkan Iqbal di Makassar.

Namun, hubungan jarak jauh tersebut tak bertahan lama. Empat tahun lamanya mereka tak saling jumpa. Hingga pada 2016 lalu, menjelang persiapan Kejuaraan Dunia di Bali, Sarah dan Iqbal berjumpa kembali di pelatnas.

Benih-benih asmara akhirnya kembali muncul saat itu. Hingga akhirnya keduanya memberanikan diri untuk meminta izin menikah kepada orang tua masing-masing. Jadilah pada Januari lalu mereka memutuskan untuk bertunangan. Lalu, pada Maret 2018, setelah test event pencak silat untuk Asian Games berlangsung, mereka meresmikan diri sebagai pasangan suami istri.

"Kami hanya mendapatkan cuti libur dari pelatnas selama seminggu," kenang Sarah. Resepsi saat itu berlangsung di rumah Sarah di Kediri. Selanjutnya, mereka harus kembali ke pelatnas yang saat itu berada di Solo untuk menjalani latihan.

Meskipun berstatus pasutri baru, Sarah dan Iqbal harus rela pisah ranjang. Komitmen tersebut, rupanya, sudah mereka sepakati sebelum memutuskan untuk menikah.

Sebab, mereka ingin fokus mengejar prestasi setinggi-tingginya di Asian Games. Satu-satunya kesempatan menikmati waktu bersama hanya saat akhir pekan. Yang biasa mereka habiskan dengan nonton film bersama.

Abas Akbar, salah satu pelatih di pelatnas silat, menyebut bahwa hubungan sesama penghuni pelatnas tentu tidak menjadi masalah. "Mereka profesional, paham situasi dan kondisi, dan kemarin memang fokus kami untuk Asian Games," ujarnya.

Tetapi, Abas juga kerap mengingatkan agar hubungan mereka tidak sampai kebablasan. Termasuk bagi Sarah dan Iqbal yang sudah menikah.

Sarah, Iqbal, Pipet, dan Hanif mematuhi benar aturan tersebut. Hasilnya, mereka menyumbang empat emas untuk Indonesia.

"Menikah itu untuk membuka pintu rezeki bagi kami. Alhamdulillah, terbayar lunas," kata Iqbal. 

(*/c5/ttg)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up