alexametrics

Memburu Kenyamanan Mudik dengan Gerbong Kereta Luks atau Helikopter

Biar Buah Hati Tidak Rewel saat di Jalan
30 Mei 2019, 12:18:13 WIB

Ragam fasilitas yang ramah bagi keluarga serta pendeknya waktu tempuh adalah sebagian alasan pemudik memilih pulang kampung dengan kereta api, mobil premium, atau helikopter.

Taufiqurrahman-Agfi S.- Virdita R., Jakarta

KABAR dari grup percakapan pencinta kereta api (KA) itu langsung membuat Rizky Kurniawan girang. Tak sabar untuk menjajal Sleeper generasi kedua yang akan diluncurkan.

“Bagi kami, para pencinta kereta api, menjajal yang baru di kereta itu wajib,” kata Rizky sambil menaiki tangga menuju area pemberangkatan Stasiun Gambir, Jakarta, kemarin (29/5).

Ya, rencana pria 27 tahun asal Kediri, Jawa Timur, tersebut akhirnya terwujud kemarin. Dia naik gerbong Sleeper yang dirangkaikan dengan KA Gajayana jurusan Jakarta-Malang.

Luxury 2, generasi kedua gerbong Sleeper itu diluncurkan PT Kereta Api Indonesia pada Minggu (26/5). Selain Gajayana, Luxury 2 juga terpasang di KA Argo Lawu (Gambir-Solo Balapan pergi pulang/pp), KA Argo Dwipangga (Gambir-Solo Balapan pp), serta KA Taksaka pagi dan malam (Gambir-Jogjakarta pp).

Untuk bisa mendapatkan tempat di gerbong dengan layanan luks itu, Rizki harus mengeluarkan Rp 1 juta untuk sekali jalan. Waktu tempuh kira-kira 15 jam. Apa tidak kemahalan? “Kalau sudah pengin nyobain, pasti beli. Istilahnya khilaf hehehe,” guraunya.

Ketika yang dikejar adalah kenyamanan dalam perjalanan pulang kampung, sebagian orang bakal menomorduakan harga. Dan, itu tak hanya ditemui di kereta api. Layanan mudik luks juga tersedia dengan helikopter dan mobil premium.

“Tahun ini saja sudah sekitar lima unit terpesan untuk model Alphard dan Vellfire dan berpotensi terus bertambah,” ujar Manager Sembodo Rent Car Jakarta Kisnanto Hadi Prabowo kepada Jawa Pos kemarin.

ILUSTRASI: Mobil premium menjadi pilihan bagi pemudik untuk pulang kampung demi mendapatkan kenyamanan. (dok. JawaPos.com)

Ada beberapa model mobil premium yang disediakan pelaku usaha rental. Mulai Toyota Alphard, Toyota Vellfire, Jeep Rubicon, hingga Mercedes-Benz E-Class. Namun, model MPV premium seperti Alphard dan Vellfire-lah yang paling laris di pasaran. Salah satu sebabnya, mobil tersebut memiliki fitur yang nyaman dan ramah keluarga serta muat lebih banyak.

Mobil-mobil tersebut rata-rata dibanderol dengan harga sewa Rp 2 juta-Rp 3 juta per hari. Harga menyesuaikan dengan tahun kendaraan.

Semakin muda tahun mobil, sewanya relatif lebih mahal. Kalau sekaligus dengan sopir akan lebih tinggi lagi ongkosnya. Biaya tambahan yang dikenakan untuk sopir berkisar Rp 350.000 per hari, tidak termasuk tol dan BBM.

Bowo menjelaskan, para penyewa rata-rata adalah kalangan menengah dan ke atas. Alasan utamanya adalah kenyamanan dan gengsi. “Banyak yang bilang tidak ingin anak-anaknya rewel karena macet atau kelelahan sehingga memilih kendaraan yang nyaman,” paparnya.

Pilihan lain yang dijamin bebas macet sudah pasti lewat udara. Tapi, tentu kocek yang harus dirogoh lebih besar lagi.

Misalnya, layanan jasa mudik dengan helikopter dari Jakarta ke Bandung dan sebaliknya yang disediakan Whitesky Aviation. Tarif yang dibanderol Rp 15 juta.

Petugas safety Helicity tengah membantu penumpang yang hendak mudik menggunakan helikopter. (Whitesky Aviation for Jawa Pos)

Kalau ditambah dengan pajak, untuk bisa menikmati perjalanan naik helikopter selama 45 menit dari Jakarta ke Bandung untuk 4 orang, dibutuhkan Rp 16,5 juta. Whitesky Aviation menyediakan fasilitas mudik dengan helikopter itu pada 25 Mei hingga 16 Juni 2019. Calon pemudik bisa menentukan sendiri waktu keberangkatan dan lokasi helikopter berangkat. Begitu pula di mana ingin turun.

“Lokasi helipad disesuaikan dengan lokasi atau domisili terdekat pemudik,” ujar Business Development and Marketing Director Whitesky Aviation Ari Nurwanda.

Lokasi helipad bisa dipilih melalui aplikasi Helicity yang tersedia di App Store maupun Google Play Store. Seperti, jika berangkat dari Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ada dua helipad terdekat yang bisa dipilih. Di Soho Capital (rooftop) dan Wang Residence (rooftop) dengan biaya pendaratan sekitar Rp 2,2 juta.

Nah, biaya pendaratan itu juga harus ditanggung calon pemudik. Begitu pun nanti ketika sudah mendarat di lokasi tujuan, masih ada biaya pendaratan yang harus dibayar juga oleh calon pemudik. “Sistemnya kita kerja sama dengan pemilik lahan atau pemilik helipad,” terangnya.

Whitesky Aviation saat ini mengelola lima helikopter. Tapi, hanya satu unit yang digunakan untuk armada mudik, yakni helikopter berjenis Bell 505.

Selama perjalanan, pemudik bisa menikmati music entertainment. Tapi, belum ada movie entertainment maupun makanan lantaran dengan banderol harga tersebut, Whitesky Aviation memang hanya menyediakan armada. “Kita menawarkan juga untuk penjemputan, tetapi ada additional charge-nya,” terangnya.

Dalam sehari, frekuensi penerbangannya 4 kali dari Jakarta dan 4 dari Bandung. Pengguna memang mayoritas menyasar pemudik yang enggan menghadapi kemacetan selama perjalanan dari Jakarta ke Bandung. Dengan jarak sekitar 160 kilometer, dibutuhkan waktu tempuh minimal 3 jam via darat dalam kondisi normal.

PT KAI meluncurkan kereta mewah untuk melayani para pemudik Lebaran 2019. Layanan itu terdapat di rangkaian KA Agro Bromo tujuan Gambir-Solo di Stasiun Gambir, Jakarta. (Hanung Hambara Jawa Pos)

Di Stasiun Gambir, KA Gajayana berangkat tepat saat waktu berbuka. Irma Anjani Vaulina yang ditugasi sebagai pramugari kereta api (prami) khusus gerbong Luxury langsung sibuk membagikan bantal dan selimut. Ketika kereta sudah beberapa lama menggelinding, dia berkeliling membagikan minuman dan snack.

“Nanti ada satu kali pembagian snack dan minuman gratis,” tuturnya.

Di pojok belakang gerbong Luxury itu ada semacam minibar tempat minuman dan snack. Jadi, penumpang kelas Luxury tidak perlu repot berjalan menuju gerbong restorasi. “Nanti juga ada pembagian makan sekali. Tapi, kalau mau nambah ya harus ke restorasi,” katanya.

Irma selalu stand by di gerbong Luxury. Tidak “jalan-jalan” seperti prami yang lain. Penumpang Luxury punya tombol “minta perhatian” alias attendance call untuk memanggil prami seperti Irma. Mirip tombol pemanggil pramugari di pesawat terbang.

Selain tombol minta perhatian, penumpang Luxury punya kursi empuk yang bisa didatarkan full flat seperti ranjang. Ada layar untuk menonton film atau mendengarkan musik. Prami juga membagikan headset besar kepada setiap penumpang. Konfigurasi kursi 1-2 memungkinkan kapasitas penumpang sebanyak 26 seat. Lebih banyak dari kereta Luxury generasi 1 yang cuma 18 seat dengan konfigurasi 1-1.

Untuk persewaan mobil-mobil premium, pemudik dapat memilih berbagai paket. Mulai paket 5, 7, 10, sampai maksimal 15 hari. Tak ada paket untuk sehari dua hari.

“Minimal adalah 5 hari, namun rata-rata penyewa memilih 7-10 hari, bergantung dari panjangnya liburan. Untuk tahun ini liburnya lumayan panjang,” jelas Bowo.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (*/c10/ttg)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua