alexametrics

Kapolres Kep. Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi, Sang Penakluk Hati KKB

Nekat Bertemu Tanpa Senjata
30 April 2021, 08:00:56 WIB

Saat Papua makin panas akibat kelompok kriminal bersenjata (KKB). Justru terjadi anomali, yang menjadi oase untuk pendekatan kekeluargaan dari pada sekedar acungan senjata. AKBP Ferdyan mampu mengembalikan Pimpinan KKB Yapen Noak Orarei ke pangkuan pertiwi.

Ilham Wancoko, Jakarta, Jawa Pos

JASUS telah memberikan informasi terjadinya gangguan keamanan dari KKB di Distrik Kosiwo, Kepulauan Yapen pada akhir 2020. Pemerasan bersenjata api yang dilakukan KKB ini, jelas bukan tindakan kriminal biasa. Ferdyan yang baru saja menjabat Kapolres Kepulauan Yapen pada Februari itu buru-buru mencari cara.

Dalam benaknya telah terpendam konsep untuk menaklukkan KKB tanpa kekerasan. Ngelurug tanpa bala dan menang tanpa ngasorake. ”Saya berupaya untuk menyerang tanpa pasukan dan menang tanpa merendahkan. Maka, yang dipilih bukan pendekatan hukum, tapi restorative justice,” tuturnya.

Karena tujuan mulia itulah, Ferdyan lantas memaksa tim-nya bekerja ekstra. Tim itu diperintahkan untuk memetakan kemungkinan sosok yang mampu mempengaruhi KKB. Barang kali ada celah, ada kesempatan. Tentunya untuk mendekati anggota KKB, entah melalui keluarga atau siapapun. ”Setelah satu bulan, pintu masuk telah ditentukan. Melalui istrinya dan kakak kandungnya,” jelasnya.

Awalnya, saat mendekati istri Noak, tim ini seperti tidak berkutik. Istri Noak menutup pintu rapat-rapat. Tim yang sering kali memastikan bahwa istri Noak berada di rumah justru mendapati rumah yang kosong. ”Memang kami dihindari,” tuturnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Ilham Dwi Ridlo Wancoko

Saksikan video menarik berikut ini:





Close Ads