alexametrics

Shaqilla Calysta Shaki, Aktivis Lingkungan yang Mengolah Jelantah

27 Oktober 2021, 07:48:51 WIB

Bagi banyak orang, jelantah dianggap sampah yang tak berguna. Namun, bagi Shaqilla, itu jadi benda berharga. Di tangan siswi kelas V SDN Kaliasin I tersebut, jelantah disulap jadi sabun. Tidak hanya itu, dia juga membuat kampung binaan untuk mengedukasi masyarakat di tempat tinggalnya, Legundi.

FAJAR ANUGRAH TUMANGGOR, Surabaya

SHAQILLA terlihat sibuk kemarin saat mengumpulkan jelantah dari warga di sekitar rumahnya. Sehari-hari Chilla, sapaan Shaqilla Calysta Shaki, memang rutin menerima donasi jelantah. Baik dalam ukuran kecil, sedang, maupun besar. Lokasi penerimaan jelantah itu dinamainya STMJ Station. Singkatan dari Sabun Terkini Minyak Jelantah Station.

Dari sanalah, jelantah-jelantah itu dikelola olehnya menjadi sabun yang sebagian besar tidak dijualnya, tetapi diberikan kepada warga. ”Jadi, ini murni kerja-kerja aktivis lingkungan. Dari awal, saya tidak mengejar keuntungan,” ungkapnya.

Setiap warga yang menyerahkan jelantah akan diberi sabun padat atau cair. ”Sabun itu layak pakai. Dan sangat bagus untuk membiasakan masyarakat bersih dan taat prokes,” katanya.

Hal itulah yang membuat dia memantapkan diri untuk membuat sabun. ”Awalnya, mau buat aromaterapi. Tapi, saya pikir-pikir, ini kan pandemi, kenapa enggak buat sabun aja. Kan lebih berguna,” ujarnya.

Saat ditanya apakah sabun tersebut steril atau tidak, Chilla memastikan aman. Hanya, ke depan dia perlu mematangkan usaha tersebut.

”Sehingga, saat ini sedang diuji di Kementerian Kesehatan. Saya masih menunggu hasil uji labnya keluar. Itu juga arahan dari wali kota,” tuturnya.

Sembari menunggu hasil itu, Chilla terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat, tidak hanya di kampungnya. Setidaknya, dia juga melakukan sosialisasi ke kampung lain seperti Kedung Klinter, Medokan Semampir, Kedung Antar, Manukan Subur, Krembangan Utara, Jetis Kulon, dan Lempung.

”Semakin banyak yang dijangkau. Semakin banyak yang peduli,” ujarnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c6/git




Close Ads