alexametrics

Iin Syah Bantu Pasarkan Produk UMKM lewat YouTube

22 Januari 2022, 07:48:30 WIB

Wonokromo tidak hanya dikenal dengan lontong balap dan tahu campur. Aneka penganan baru bermunculan. Salah satunya pohong thailand. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armudji cukup rajin memesan kudapan hasil kreativitas UMKM itu.

UMAR WIRAHADI, Surabaya

HASIL racikan Anna Setiyo Pratiwi membuat cita rasa singkong menjadi berbeda. Gurih, empuk, dan lembut sangat terasa di lidah. Ditambah rasa manis dari kuah santan membuat siapa saja jadi ketagihan untuk menyantapnya.

Nama kudapan itu adalah pohong thailand. Lengkapnya, pohong thailand Wonokromo. Sebab, penganan tersebut dibikin khusus oleh pelaku UMKM Wonokromo. ”Alhamdulillah, pesanan lancar. Banyak customer yang ketagihan dengan rasanya,’’ kata Anna kepada Jawa Pos kemarin (20/1).

Perempuan 33 tahun itu mengaku bahwa dirinya memproduksi pohong thailand tanpa sengaja. Awalnya, Anna iseng searching di Google. Dia mencari resep-resep baru berbahan singkong. Setelah ketemu resep itu, dia pun mulai membuat.

Hasilnya tidak langsung dijual. Tapi, diberikan kepada anaknya yang masih berusia 5 tahun. ”Ternyata doyan. Baru saya beranikan diri coba-coba untuk menjualnya,’’ tutur Anna.

Tidak disangka, penjualan cukup laris. Banyak pemesan yang datang membeli. Pesanan bisa banyak karena dipakai untuk hidangan acara warga.

Bahkan, pohong thailand produksi UMKM itu sering dibawa saat acara-acara tertentu di balai kota. Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armudji kerap memesan kudapan tersebut untuk dihidangkan saat rapat.

Nah, ramainya penjualan produk UMKM itu tidak terlepas dari peran Iin Syah. Dia adalah ketua kelompok UMKM Kecamatan Wonokromo. Dia memasarkan produk UMKM warga melalui kanal YouTube. Yaitu, di akun channel KIM WONOKROMO. ”Sejak saya unggah di YouTube, pangsa pasarnya langsung banyak,’’ tutur Iin.

Respons positif warga itu berdampak pada omzet penjualan yang terus meningkat. Iin memastikan omzet penjualan pohong thailand Wonokromo naik menjadi 100 persen. Saat ini omzet penjualan mencapai Rp 1,5 juta per pekan. Itu setara dengan 150 pak.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c6/git

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads