alexametrics

Mengantar Eril ke Tempat Peraduan Terakhir

15 Juni 2022, 21:12:33 WIB

Matahari baru sepenggalah saat ribuan warga dan berbagai awak media memadati komplek Yayasan Islamic Centre Baitulridwan, Desa Geger Beas, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang akan menjadi tempat pemakaman Eril. Saat itu cuaca begitu cerah. Bahkan sekitar pukul 10.00 WIB cuaca menjadi terik. Namun, saat mobil iring-iringan jenazah Eril tiba sekitar pukul 11.00 WIB, cuaca berubah menjadi teduh.

Tak lama kemudian, berbalut baju dan celana hitam, dipadu kopiah dan kaca mata hitam, Ridwan Kamil dan Atalia turun dari mobil jenazah, menghantarkan jasad Eril Kahn ke tempat peristirahatan terakhir putra sulungnya.

Sementara, Zara-sapaan Camillia Laetita Azzagra- yang juga turun dari mobil jenazah, membawa sebuah lukisan bergambar wajah Eril Kahn yang sedang tersenyum. Mereka pun mengaku telah ikhlas, setelah jasad Eril Kahn ditemukan tak bernyawa di Bendungan Engehalde, Swiss, Rabu (8/6).

“Kami mengiklaskan Eril pergi, karena kami akhirnya menyadari bahwa Allah sudah cukupkan seluruh amal-amalnya untuk menutupi kemungkinan bertambah kekhilafannya. Mungkin akan berat, tapi kami sebenarnya sudah menyiapkan hati kalau kami tidak akan pernah lagi melihat jasadnya untuk terakhir kali,” ujar pria yang karib disapa Kang Emil, di depan pusara Eril Kahn.

Ridwan Kamil mengakui, perasaannya sempat risau sebelum jasad Eril ditemukan. Selama 14 hari, dirinya bersama keluarga besar tidak bisa fokus melakukan aktivitas, memikirkan Eril yang belum ditemukan. Kini, Kang Emil memastikan dirinya sudah ikhlas atas takdir putra tercintanya itu.

“Waktu adalah rahasia Allah yang muskil bisa dipecahkan apalagi menyangkut tentang kelahiran dan kematian,” ucap Kang Emil.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: