alexametrics

Mengantar Eril ke Tempat Peraduan Terakhir

15 Juni 2022, 21:12:33 WIB

Tujuannya, tak lain tak bukan untuk bisa melihat jenazah putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Mumtadz Kahn, yang meninggal tenggelam di Sungai Aare, Swiss.

Tak semua orang mengenal Emmeril Mumtadz Kahn atau yang karib disapa Eril. Namun semenjak berita tenggelamnya mendiang Putra Ridwan Kamil tersebut diberitakan masif oleh berbagai media massa, namanya menjadi dikenal luas ke seantero pelosok negeri.

Cerita-cerita kebaikan Eril semasa hidupnya ini pun mengundang banyak simpati dan empati publik. Mereka ikut berduka dan bersedih, seperti kesedihan yang tengah dialami Ridwan Kamil dan keluarganya.

“Aa Eril anak yang baik. Sangat sedih, benar sedih sekali saya. Dia itu anak ajaib, lebih-lebih dari pejabat. Padahal saya ini siapa,” ucap Imas, 50, sembari menangis, saat berbincang dengan JawaPos.com.

Meskipun tak mengenal Eril secara langsung, Imas rela jauh-jauh datang dari Kota Garut, hanya ingin melihat peti jenazah pemuda kelahiran New York, 25 Juni 1999 silam tersebut datang. Ini karena dirinya merasakan kesedihan seperti yang dirasakan oleh Ridwan Kamil dan keluarganya.

“Semoga Pak Ridwan Kamil tabah dan tegar,” imbuh perempuan yang bekerja sebagai pramusaji tersebut.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: