JawaPos Radar

Melihat Kiprah Bisnis Florikultura yang Kian Meroket

14/03/2018, 23:11 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Bisnis Florikultura
RANGKAI BUNGA: Salah satu kegiatan IPBI DPC Malang yakni merangkai bunga. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Meskipun Malang terkenal sebagai kota bunga, rupanya para pelaku bisnis florikultura seperti perangkai bunga di Malang masih mengeluhkan minimnya dukungan dari pemerintah. Padahal, potensi bisnis itu sendiri cukup besar di Kota Malang.

Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI) DPC Malang pun meminta perhatian dan dukungan pemerintah agar pihaknya bisa lebih banyak memberikan kontribusi ke Kota Malang. Ketua IPBI DPC Malang Louise Pratikno mengatakan, setiap tahun sambutan masyarakat terhadap bisnis bunga potong dan bunga hias semakin baik. Meski tidak menyebut persentase, Louise menyebut permintaan masyarakat terhadap karangan bunga terus naik. 

"Saat ini sudah bagus. Apalagi dengan adanya media sosial, generasi muda lebih mengapresiasi. Ada momen spesial, dikit-dikit pakai bunga," ujarnya saat ditemui dalam kegiatan demo merangkai bunga hias di Javanine Resto, Rabu (14/3).

Bisnis Florikultura
Salah satu contoh hasil rangkaian bunga (Fisca Tanjung/JawaPos.com)

Louise menerangkan, saat ini ada sekitar 25 anggota florist di Malang Raya yang tergabung dalam IPBI. Selain itu, ada juga puluhan perangkai bunga yang belum tergabung dalam organisasi itu. "Malang Kota Bunga (Makobu) harus semakin dikuatkan, untuk itu harus ada sinergi juga dari pemerintah. Misalnya dalam upaya promosi," jelasnya. 

Secara sumber daya alam, lanjut Louise, perkembangan florikultura terutama yang terkait dengan bunga hias sudah ditopang keberadaan sejumlah lahan bunga di wilayah Kota Batu dan Karangploso, Kabupaten Malang. "Banyak bunga-bunga dari Malang yang jadi incaran. Sementara untuk bunga varietas luar negeri, masih belum banyak kebunnya," papar Louise. 

Dia juga mengatakan, dengan adanya dukungan dari pemerintah nantinya, tidak dipungkiri akan membawa bunga-bunga yang ada di Malang lebih dikenal oleh masyarakat luas. Bahkan, bisa jadi akan mendatangkan lebih banyak wisatawan untuk datang ke Malang, khususnya Batu.

Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang Heri Sunarko mengungkapkan, pemerintah ke depannya bakal lebih melibatkan komunitas maupun organisasi florist.

"Bisnis bebungaan ini memang bagus dan sangat potensial ke depan. April mendatang, rencananya juga akan ikut kami pamerkan dalam event HUT Kota Malang," tuturnya. Heri pun mengapresiasi kegiatan-kegiatan pelatihan yang dilakukan IPBI DPC Malang.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up