alexametrics

Mira Karenina, Peraih Emas Asia Pacific Conference of Young Scientist

12 Oktober 2021, 07:48:32 WIB

Baru kali pertama terjun di lomba penelitian APCYS bidang matematika, Mira Karenina langsung menyabet emas. Nina, sapaan Mira Karenina, mengangkat penelitian soal pool test untuk skrining virus Covid-19 di Surabaya. Hasilnya, para juri memuji kerja keras Nina dan cara mempresentasikannya yang begitu baik.

MARIYAMA DINA, Surabaya

NINA memang baru 15 tahun. Tapi, dia tahu betul untuk sebuah lomba penelitian, yang dibutuhkan tidak hanya ide dan hasil riset yang bagus. Tapi, juga cara mempresentasikan pikiran kepada orang-orang. Hal itulah yang dipegang teguh hingga meraih emas dalam ajang Asia Pacific Conference of Young Scientist (APCYS) 2021 pada 27 September–1 Oktober lalu.

Dalam ajang se-Asia-Pasifik yang diikuti 21 negara itu, Nina yang masih duduk di bangku X SMA mengangkat tema pool test.

Sebuah tes yang dilakukan untuk membuat skrining Covid-19 lebih cepat dan efektif. Sasarannya adalah orang-orang di Surabaya. ”Tapi, katanya tes ini kalau diterapkan di Surabaya kurang efektif. Soalnya, waktu itu Surabaya sudah masuk zona merah,’’ terang Nina saat ditemui secara virtual Jumat (8/10).

Namun, dari hasil riset, pool test itu tetap bisa dilakukan. ”Tapi, ini secara matematis ya. Karena pasti ada faktor-faktor lain yang mungkin bisa memengaruhi tes ini enggak bisa diterapkan,’’ lanjutnya.

Sebab, riset yang dilakukan remaja yang duduk di bangku SMA Kristen Intan Permata Hati (East Campus) itu hanya berfokus pada hitungan matematis.

Hasil penelitian itu pun berhasil disampaikan dengan baik. Bahkan, para juri berkomentar, ”Nice work!”. Proses yang dilaluinya panjang dan rumit.

Nina mengungkapkan bahwa dirinya tertarik untuk mengangkat topik itu selain karena isu Covid-19 masih sangat hangat, juga banyak pro dan kontra terhadap penerapan pool test. Khususnya di Surabaya.

Perempuan yang punya hobi menggambar itu juga bercerita bahwa ide untuk mengangkat topik tersebut menjadi penelitian didapat secara tidak sengaja. ”Waktu itu bener-bener enggak sengaja dengerin podcast-nya Dahlan Iskan yang bahas soal pool test ini. Ada yang nyetel podcast-nya di televisi. Saya dengerin aja waktu itu, kok tiba-tiba tertarik,’’ terangnya tentang bagaimana dia menemukan ide tersebut.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c6/git

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads