alexametrics

Resep Sehat Lahir Batin Anggota KPU Surabaya

Wudu Cegah Emosi, Bawang untuk Stamina
9 Mei 2019, 16:43:15 WIB

Menjadi penyelenggara pemilu tahun ini sungguh berat. Di Surabaya saja, tercatat 14 penyelenggara meninggal. Maka, menjaga stamina adalah kunci. Beginilah resep para anggota KPU Surabaya.

JUNEKA SUBAIHUL MUFID, Surabaya

”Rekapitulasi Kecamatan Mulyosari…” Belum selesai anggota KPU Surabaya Miftakhul Gufron menyelesaikan kalimat, peserta rapat rekapitulasi sudah menginterupsi pada Selasa tengah malam (7/5). Mana ada Kecamatan Mulyosari? Yang ada Kecamatan Mulyorejo. Gufron yang sadar telah keliru langsung meralat dengan cepat salah ucap itu Hal-hal semacam itu sering dijumpai dalam rekapitulasi di KPU Surabaya sejak 30 April hingga kemarin dini hari (8/5). Selain salah sebut nama kelurahan atau kecamatan, beberapa kali ada salah penyebutan angka. Peserta lain dengan kritis dan teliti membetulkan kesalahan. Tak jarang ada adu argumen yang diselesaikan dengan membuat berita acara tertulis dalam lembar kejadian khusus.

Rekapitulasi tersebut memang menguras energi petugas. Yang dihitung sangat banyak. Jawa Pos pernah mengikuti rekapitulasi pada 30 April hingga 1 Mei pukul 02.00. Memang tidak terasa capek saat itu juga. Baru pegal-pegal dan pusing hari berikutnya karena kurang tidur.

Nah, bisa dibayangkan bagaimana lelahnya anggota KPU Surabaya yang selama delapan hari nonstop melakukan rekapitulasi? Ada sejumlah jurus agar tidak kelelahan atau sakit. ”Minum temu lawak. Iku nok ruanganku enek,” ujar Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi di sela jeda rekapitulasi.

Minuman temu lawak menjadi resep Syamsi untuk mencegah penyakit asam lambung. Dia memang kerap telat makan ketika banyak pekerjaan yang harus diselesaikan segera.

Gufron, anggota KPU Surabaya, memilih cara preventif dengan menjaga asupan makanan. Tidak boleh sampai telat. ”Juga banyak minum air putih. Bergelas-gelas sehari,” jelas pria kelahiran Grobogan, 9 Agustus 1977, itu.

Dalam rapat rekapitulasi, Gufron sering menjadi ketua. Maka, dia pun harus bisa mengendalikan forum agar berjalan lancar. Tapi, namanya juga orang, kadang ada saja perselisihan yang muncul. ”Saya tentu tidak boleh ikut terpancing. Lha kalau ikut terpancing, biasanya saya ambil air wudu. Sekalian biar nggak ngantuk,” katanya.

Beda lagi anggota KPU Muh. Kholid Asyadulloh. Pria berperawakan kecil itu menyebut punya keahlian bisa tidur di mana saja. Maksudnya, saat sangat lelah dan mengantuk, dia bisa dengan mudah memejamkan mata. Bukan hanya di mobil, melainkan juga di gudang penyimpanan kotak suara. ”Misalnya, kemarin di Mulyorejo. Hari berikutnya bisa tidur di Tengalsari. Di mana ngantuk, di situlah tidur. Itu cara tetap fit,” ujar pria kelahiran Boyolali, 6 April 1980, tersebut, lantas tertawa.

Sementara itu, Wahyu Kuncoro, anggota KPU Surabaya yang menggantikan Nurul Amalia, punya kebiasaan makan bawang lanang untuk menjaga stamina. Bawang itu kadang dipakai untuk lalapan saat makan. ”Bawang lanang plus madu liar itulah resep ampuh dari leluhur,” ujar dia.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : (*/c19/ayi)