alexametrics

Gus Irsyad Menyemangati dan Memberi Motivasi Gus Ipul lewat Guyonan

8 April 2021, 18:52:19 WIB

Kalau dirasa perlu komunikasi tatap muka, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf akan berkunjung ke rumah dinas Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. Sang adik jauh lebih dulu menjadi bupati. Namun, sang kakak punya pengalaman panjang di pemerintahan.

M. BUSTHOMI, Pasuruan, Jawa Pos

BUPATI Pasuruan Irsyad Yusuf tahu benar cara menyemangati kakaknya yang belum genap dua bulan memimpin Kota Pasuruan. Lewat guyonan. Sebab, Saifullah Yusuf yang baru 26 Februari lalu dilantik sebagai wali kota Pasuruan dikenal doyan gergeran.

”Kadang tak gudo. Yo opo kota kok gak WTP-WTP? (Kadang saya goda. Gimana kota kok nggak meraih WTP?)” kata Irsyad kepada Jawa Pos Radar Bromo, lalu tergelak.

Kalimat itu semata-mata untuk memotivasi kakaknya di awal jabatannya. Dia paham betul bahwa Gus Ipul –sapaan akrab Saifullah Yusuf– kini berkonsentrasi penuh agar Kota Pasuruan bisa kembali meraih predikat WTP (wajar tanpa pengecualian) dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan).

Sebab, dua tahun terakhir Kota Pasuruan mendapat penilaian WDP (wajar dengan pengecualian).

Gus Irsyad –sapaan Irsyad Yusuf– memang jauh lebih dulu menjadi bupati Pasuruan. Ini sudah periode keduanya. Jadi, dia juga sudah kenyang bekerja sama dengan wali kota-wali kota Pasuruan sebelumnya. Sejak dia menjabat pada 2013, wali kota Pasuruan berganti tiga kali ini.

”Sebenarnya sama saja. Cuma, sekarang koordinasi antara kabupaten dan kota lebih enak. Baik soal penanganan banjir, terutama di beberapa wilayah perbatasan,” jelasnya.

Untuk komunikasi informal, kakak-adik itu biasanya ngobrol lewat telepon. Namun, jika pembicaraan yang dibahas perlu tatap muka, Gus Irsyad memilih untuk menemui kakaknya. ”Kalau memang perlu, ya saya datang ke rumah dinas wali kota. Sebaliknya, Mas Saiful juga kadang-kadang ke pendopo,” ujar pria asal Purwosari, Kabupaten Pasuruan, tersebut.

Mereka saling memotivasi dan memberi masukan. Gur Irsyad memang sudah lama menduduki kursi bupati. Namun, Gus Ipul punya pengalaman panjang di pemerintahan. Sebelum menjadi wali kota, dia pernah menjabat menteri dan wakil gubernur Jawa Timur dua periode. Gus Ipul menganggap jabatannya kali ini sebagai panggilan untuk ”pulang kampung”. Tentu saja dia harus menyingsingkan lengan. Menyelesaikan setumpuk persoalan di kota yang meliputi empat kecamatan ini.

Wilayah kota sekitar seperenam kabupaten. Kalau kota memiliki empat kecamatan, kabupaten terdiri atas 24 kecamatan. Namun, menurut Gus Ipul, amanah itu tidak memandang luas wilayah. ”Di mana pun, kalau kita diberi amanah, ya harus dijalankan sepenuh hati dan sungguh-sungguh,” tuturnya.

Meski kini dirinya dan adiknya telah berduet sebagai kepala daerah di Pasuruan, Gus Ipul menegaskan bahwa norma-norma dalam tata kelola pemerintahan tetap berjalan semestinya. ”Yang penting itu membangun komunikasi untuk bersinergi,” ujarnya.

Dia mengakui, hubungan antarkepala daerah yang juga memiliki ikatan darah seperti dirinya dengan bupati Pasuruan bakal lebih cair. Bukan hanya komunikasi formal. Komunikasi informal juga dapat dengan mudah dilakukan.

”Tentu bukan hanya saya berdua ya. Stakeholder lain juga ikut bicara kalau itu demi kepentingan masyarakat. Mulai DPRD, ulama, hingga tokoh-tokoh,” paparnya.

Dari sang kakak, Gur Irsyad juga mengakui banyak belajar. Ketika tahu Pemerintah Kota Pasuruan berencana merevitalisasi alun-alun kota sebagai pusat wisata religi dengan makam KH Abdul Hamid sebagai daya tarik utama, misalnya, Irsyad juga merasa terpacu. ”Lha, ini pendopo saya kan di wilayah kota. Jadi, saya harus menyesuaikan,” katanya.

Baca juga: Ketika Bupati dan Wali Kota Mojokerto Bisa Berdiskusi saat Sekamar

Dan, itu bisa mereka diskusikan sambil ngobrol santai. Tentu sembari tetap diselingi guyonan. Misalnya, terkait dengan rencana Gus Ipul menjadikan gedung eks Mal Poncol sebagai mal pelayanan publik serta sentra UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah).

Gur Irsyad menanggapi rencana tersebut sambil berseloroh. ”Kate diapakno Poncol iku, Mas? (Mau diapakan Poncol itu, Mas?) Dan, beliau sangat bersemangat bercerita bahwa itu dibuat lebih bagus lagi ke depannya,” jelas Irsyad.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : */c14/ttg




Close Ads