alexametrics

Rumah Bahasa Surabaya Ajarkan Belasan Bahasa Asing Gratis

6 Juli 2022, 16:50:15 WIB

Belajar bahasa asing di era sekarang tak sesulit 10–15 tahun lalu. Kalau dulu perlu membaca satu per satu rumus kalimat bahasa asing yang dicetak di atas lembaran, kini banyak cara yang bisa ditempuh. Salah satunya, join dengan Rumah Bahasa Surabaya.

DIMAS NUR APRIYANTO, Surabaya

SUDAH delapan tahun ini Rumah Bahasa Surabaya (RBS) berdiri. Kala itu, Surabaya masih dipimpin Wali Kota Tri Rismaharini. Tujuannya, warga Surabaya bisa bersaing ketika diberlakukan kebijakan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan ASEAN Free Trade Area (AFTA).

Peserta sama sekali tak dipungut biaya. Semuanya gratis, tis, tis. Nah, kali pertama dibuka, RBS memberikan berbagai pilihan kelas bahasa. Mulai Rusia, Inggris, Arab, Belanda, Mandarin, Korea, Indonesia, hingga Jawa.

Staf RBS Sasha Syaifani mengatakan, sejak Januari lalu RBS bergabung dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Surabaya. Sebelumnya, RBS berdiri sendiri. Hingga kini, jumlah tutornya mencapai ratusan orang.

Yang aktif sekitar 30 orang. Kali pertama dibuka, tak lebih dari 30 orang bergabung menjadi tutor. Para tutor menjalani seleksi sebelum mengajar. Termasuk microteaching test. Sasha menuturkan, RBS tak melihat latar belakang para tutor. Tidak ada kualifikasi khusus latar belakang dari tutor.

Ada tutor yang bukan dari latar belakang guru. Misalnya, pekerja profesional atau tidak bekerja. RBS tetap mempersilakan. Asal, mereka memenuhi kualifikasi dari segi ilmu sesuai bidang bahasa. ’’Tapi, yang pasti tidak bisa sembarangan juga,” tutur dara 24 tahun itu.

Yang tak kalah penting, para tutor tidak akan menerima honor. Tutor yang mengajar hingga 48 kali pertemuan setahun mendapatkan piagam khusus dari wali kota. Sasha mengungkapkan, tutor di RBS itu bersifat sukarelawan.

Meski demikian, menurut dia, banyak tutor yang tak berkeberatan. Justru, kata dia, ada tutor yang menyampaikan sengaja menyisihkan waktu di hidupnya sebagai pekerja sukarela. ’’Kami juga tak memaksa tutor harus sebulan mengajar tiga kali atau berapa kali. Sebebasnya,” imbuh Sasha.

Apabila ada tutor yang sudah lama tak aktif kemudian ingin kembali mengajar, RBS tetap membuka pintu. Penyusunan jadwal kelas selalu dikomunikasikan terlebih dahulu kepada tutor. Per hari, RBS bisa menggelar 5–6 kelas. Dalam seminggu, ada 42 kelas dari berbagai bahasa.

Bagaimana dengan syarat peserta kelas? Ada syaratnya, lho. Usia minimal 17 tahun. Tak ada batas maksimal. Ada peserta yang usianya 60 tahun ikut pelatihan bahasa Korea. Dan, yang terpenting ber-KTP Surabaya. Yang tidak ber-KTP Surabaya tak perlu khawatir. Peserta cukup menunjukkan surat kepentingan. Surat kepentingan itu bisa domisili, bekerja, kuliah, atau sekolah.

Ternyata antusiasme peserta di luar dugaan. Perdana menggunakan digital platform, peserta kelas pernah mencapai 70 orang. Bahasa Inggris tetap menjadi primadona di antara seluruh bahasa lain.

Iko, salah seorang tutor, mengatakan, dirinya bergabung menjadi tutor sejak 2019. Dia mengaku tak masalah tutor tidak mendapatkan bayaran. Menurut alumnus Sastra Inggris Unesa tersebut, dirinya memiliki passion di bidang sukarelawan. Karena itu, dia ingin bergabung di RBS.

Pengajar RBS bukan hanya warga negara Indonesia. Ada juga pengajar asal Spanyol dan Kanada. Sebelum mengajar, keduanya pun mengikuti proses seleksi. Sama seperti pengajar dari Indonesia.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c7/git

Saksikan video menarik berikut ini: