alexametrics

Davin Djayadi, Peraih Scholarship Worldwide Developer Conference 2022

5 Juli 2022, 07:48:11 WIB

Dua kali mengikuti kompetisi Worldwide Developer Conference (WWDC) yang digelar Apple, dua kali pula Davin Djayadi lolos dan menerima scholarship. Beasiswa yang diterimanya itu membuat Davin bisa mengikuti konferensi dan sesi workshop dengan tim Apple secara gratis. Bonusnya, mendapat akses lebih mudah untuk memublikasikan aplikasi yang dibuatnya ke App Store.

MARIYAMA DINA, Surabaya

THE Corona Fighter atau disingkat Cofi menjadi aplikasi game yang berhasil membawa Davin lolos kompetisi WWDC 2022. Lewat kompetisi yang hanya menerima 350 orang dari seluruh dunia itu, dia mendapat beasiswa untuk mengikuti konferensi tingkat internasional dan sesi workshop berbagai hal tentang teknologi informasi (TI) bersama tim Apple.

Pada 2022 WWDC digelar selama lima hari pada 6–10 Juni lalu di California. ”Tapi, karena terkendala pandemi, yang diundang ke California diacak. Yang belum mendapat kesempatan akhirnya masih harus lewat online dulu,” terangnya saat ditemui Minggu (3/7).

Namun, tahun ini Davin belum beruntung dari pemilihan acak tersebut meski sudah menerima scholarship. Kendati begitu, dia masih bisa mengikuti konferensi hingga sesi workshop gratis secara online. ”Sebenarnya semua bisa ikut konferensi ini kalau mereka mendapat undangan khusus atau membayar USD 1,599 atau setara sekitar Rp 20 juta ke atas,” ungkapnya.

Dari situlah mereka yang memenangi kompetisi dan menerima scholarship bisa mengikuti konferensi dan segala sesi yang berada di sana secara gratis. Bahkan, jika terpilih untuk datang ke California, mereka juga akan mendapat dana transportasi dan akomodasi.

Terlebih, kesempatan untuk memublikasikan aplikasi game yang sudah dibuatnya mendapat akses lebih mudah untuk launching di App Store.

Lewat game Cofi yang sudah berhasil mengantarkannya di WWDC 2022, Davin bercerita bahwa game tersebut sebenarnya cukup sederhana. Meski begitu, ada banyak pesan yang ingin disampaikannya. Terutama soal bagaimana menghadapi masa pandemi akibat Covid-19. ”Inspirasi dan kisah di dalam game ini sebenarnya sama kayak di kehidupan sebenarnya. Tapi, di sini ada superheronya yang membantu melawan Covid-19 ini,” terangnya.

Konsep game-nya pun dibagi menjadi tiga stage. Tiap-tiap stage adalah cara-cara untuk mencegah penularan virus Covid-19. ”Mulai misi untuk mengajak orang-orang pakai masker, membuat jarak di tempat umum agar tidak berkerumun, hingga membangun fasilitas publik untuk meningkatkan kehigienisan,” lanjutnya.

Hal-hal yang sebenarnya sudah cukup dipahami di kehidupan sebenarnya itu pun dibuatnya menjadi pengingat. Khususnya untuk anak-anak. Meski, faktanya masih banyak juga yang tidak aware.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c7/git

Saksikan video menarik berikut ini: