alexametrics

Kebun Binatang Surabaya (KBS) Tawarkan Program Orang Tua Asuh Satwa

5 Juni 2021, 07:48:17 WIB

Anda tertarik menjadi orang tua asuh satwa langka? Ternyata tidak susah. Kebun Binatang Surabaya menyiapkan paket-paket perhatian yang bisa Anda berikan kepada satwa purba tersebut. Agar generasi ke depan masih bisa menyaksikan bentuk komodo.

NURUL KOMARIYAH, Surabaya

DELAPAN ekor komodo berebut menggigit daging ayam mentah yang diberikan Direktur SDM PT Pelindo III Edy Priyanto pada Senin lalu (31/5). Dengan penuh kehati-hatian, Edy menjulurkan pakan itu ke kandang komodo yang ada di Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Seekor daging ayam yang utuh tersebut dikaitkan di antara kail berbentuk layaknya pancing ikan. Dan, sontak diserbu dengan lahap oleh kerumunan komodo yang diletakkan dalam satu kandang.

Hari itu, Edy mewakili PT Pelindo III resmi menjadi orang tua asuh bagi lima ekor komodo di KBS. Dia sendiri mengisahkan pengalamannya saat bertandang ke Pulau Komodo di Labuan Baju, NTT, beberapa tahun lalu. Dia mengatakan, kunjungan ke Pulau Komodo itu membuatnya tahu bahwa populasi satwa purba yang sangat dilindungi tersebut semakin lama semakin habis.

’’Di habitat aslinya saja, komodo susah dikembangbiakkan karena sifatnya yang kanibal, saling makan satu sama lain. Jadi, memang mesti ada intervensi dengan upaya breeding seperti di KBS,’’ ujarnya.

Alasan itu menjadi salah satu pertimbangan utama. Hingga akhirnya, dia dan tim memilih komodo sebagai satwa asuh. Bagi dia, komodo tidak boleh punah sampai ratusan tahun ke depan sekalipun.

Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Khoirul Anwar menjelaskan, breeding komodo di KBS dilakukan dengan serius. Sampai saat ini, ada seratus ekor komodo yang di-breeding. Dukungan berupa subsidi anggaran dari orang tua asuh disebutnya akan sangat berguna bagi kelangsungan breeding komodo sebagai upaya konservasi terhadap satwa reptil berdarah dingin itu.

’’Kebutuhan sehari-hari, antara lain, pakan, obat-obatan, dan enrichment atau kebutuhan untuk berkembang biak. Selain itu, pada bayi komodo, perlu dipasang chip untuk mengontrol pertumbuhannya. Dan, itu juga termasuk biaya operasional,’’ jelasnya.

Dia mengungkapkan, program orang tua asuh untuk satwa di KBS sejatinya sudah berlangsung cukup lama. Program tersebut bisa diikuti perorangan maupun instansi atau lembaga.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c7/git

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads