alexametrics

Mengenal RBI Berlin, Etalase Kebudayaan Indonesia di Jerman

5 April 2021, 20:43:27 WIB

JawaPos.com – Indonesia adalah salah satu negara di dunia yang memiliki kebudayaan yang paling beragam dan paling unik. Itu karena di negeri yang berada di jantung Asia Tenggara itu didiami penduduk yang berasal dari berbagai suku bangsa. Karena itulah, di Indonesia terdapat berbagai macam bahasa daerah, aneka ragam tarian, musik yang bervariasi, sampai tradisi yang tak terhitung jumlahnya.

Tentu saja berbagai keunikan budaya Indonesia itu layak untuk diperkenalkan kepada dunia. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Rumah Budaya Indonesia (RBI) di Berlin, yang memiliki misi utama untuk memperkenalkan kebudayaan adiluhung Indonesia kepada warga Jerman. RBI Berlin sendiri berdiri di bawah naungan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Berlin, dan diresmikan oleh Mendikbud saat itu, Mohammad Nuh pada 26 Mei 2012. Sebelum didirikan di Berlin, RBI berlokasi di tempat saat ini, sebelumnya RBI berada di belakang kompeks KBRI Berlin di Lechter Str. 16, Berlin.

Kemudian, mereka pindah ke tempat yang sekarang, yang ditandai dengan open house oleh Dubes RI untuk Jerman saat itu, Fauzi Bowo, pada September 2017. Tempat yang baru ini sangat representatif. Memiliki luas 800 meter persegi, bangunan tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Antara lain aula, panggung, dapur, perpustakaan, gudang, serta ruang kelas untuk menyelenggarakan kursus Bahasa Indonesia.

Mengenal RBI Berlin, Etalase Kebudayaan Indonesia di Jerman
MERIAH: RBI Berlin menampilkan prosesi pernikahan adat Lombok pada FĂȘte de la Musique 2019. (RBI Berlin for JawaPos.com)

Boleh dibilang, RBI Berlin adalah etalase bagi masyarakat Jerman yang ingin melihat serta merasakan lebih dekat budaya Indonesia. Karena itulah, berbagai kegiatan diadakan di tempat itu. ’’Kami punya banyak kegiatan kebudayaan di RBI. Semuanya banyak peminatnya,’’ ungkap koordinator RBI Berlin Brigit Steffan saat dijumpai di RBI yang berlokasi di  Theodor-Francke-Str. 11, Berlin pekan lalu.

Perempuan asli Jerman yang fasih berbahasa Indonesia itu menyatakan, sebelum pandemi Covid-19 merebak, RBI Berlin tak pernah sepi setiap hari. Ada saja orang-orang yang berkegiatan di situ. Misalnya ada latihan gamelan Jawa, gamelan Bali, atau angklung.

Anggota grup yang berlatih gamelan maupun angklung juga bukan hanya warga Indonesia atau keturunan Indonesia yang bermukim di Jerman. Ada juga warga Jerman serta orang-orang dari berbagai negara lainnya yang tinggal di Jerman. Seperti Amerika Serikat, Jepang, atau Korea.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Dinarsa Kurniawan





Close Ads