Fotografi dan Kontemplasi Jadi Variasi Selam Bebas

4 September 2022, 17:13:17 WIB

M. SAMSUL Rois dan Renny Rachmawaty mencintai laut. Terutama keindahan di dalamnya. Untuk melengkapi aktivitasnya sebagai merman, Samsul juga mendalami fotografi bawah laut. Sedangkan Renny lebih memilih untuk memotret keindahan underwater di dalam memorinya. Dulu murid Nikita, kini keduanya tercatat sebagai instruktur di Jakarta Mermaid School.

Samsul tidak pernah menyangka bahwa menjadi merman sangat menyenangkan. Laki-laki yang sehari-harinya berprofesi sebagai aircraft engineer itu gemar berenang sejak kecil. Tapi, ketertarikannya pada selam bebas baru muncul setelah bertemu dengan seorang teman di klub fotografi yang menggeluti free diving.

”Saya ambil cuti seminggu hanya untuk free diving,” kata Samsul kepada Jawa Pos. Keputusannya pada 2018 itulah yang kemudian membuat dia lebih serius berlatih selam bebas. Saat cuti itu, dia ikut kursus selam bebas di Bali. Sepulang dari sana, dia bertemu Nikita, lalu bergabung dalam Freediving Society.

Terinspirasi Nikita, laki-laki asal Purwodadi tersebut lantas menjajal selam bebas dengan memakai mermaid-tail. ”Pas pakai kok keren juga,” katanya.

Sembari terus melatih kemampuan selamnya, laki-laki yang bisa menahan napas di dalam air selama 4 menit 20 detik itu juga mengasah keterampilan fotografinya. Dengan demikian, dia bisa mengabadikan pemandangan underwater dan aktivitas selamnya bersama para mermaid dan merman.

Kisah Renny juga tidak terlalu jauh berbeda dengan Samsul. ”Saya asalnya dari Batam. Tiap weekend pasti ke pantai, jadi terbiasa dengan air,” kata perempuan 23 tahun tersebut.

Ketika duduk di bangku kuliah, Renny bergabung dalam klub renang Universitas Bina Nusantara di Alam Sutera, Tangerang. Pada 2020 dia bertemu Nikita saat hendak mendaftar di sekolah free dive. Kini Renny sudah mengantongi lisensi sebagai free diving instructor.

”Seminggu minimal aku latihan dua kali. Itu aku lakukan rutin, nggak on-off pokoknya. Rutin selama hampir dua tahun,” ujar gadis berhijab tersebut.

Seperti Samsul, Renny pun selalu ingin mengabadikan pesona alam bawah laut. Namun, dia tidak membutuhkan kamera. Tiap kali menyelam, keindahan di depan matanya memicu dia untuk berkontemplasi. Saat itulah dia merasakan momen istimewa untuk lebih mengenal dirinya sendiri.

”Let’s say turun 10 meter dan diam di bawah laut. Itu kan kita diam dan nggak mendengar apa pun. Nah, saat itulah aku justru mendapat feel, ’Aku ngobrol dengan diriku, apa saja yang sudah aku lakukan selama ini, di usia ini, achievement apa.’ Sesudahnya, aku lebih tenang dan damai,” paparnya.

Pekan depan Renny terbang ke Makassar untuk mengikuti kompetisi selam bebas. Dia ingin seperti Nikita yang tak bosan-bosan menorehkan prestasi.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : dee/c9/hep

Saksikan video menarik berikut ini: