alexametrics

Hebert Adrianto Produktif Hasilkan Buku di Sela-Sela Mengajar

3 Agustus 2021, 07:48:21 WIB

Syarat dari kampus membuat Hebert Adrianto harus menghasilkan satu buku tiap tahun. Dari benci jadi cinta. Hebert jadi ketagihan. Kini dia bahkan jadi pendamping banyak penulis baru di berbagai bidang keilmuan.

RETNO DYAH AGUSTINA, SURABAYA

ADA kepuasan tersendiri bagi Hebert saat mendapati peserta workshop atau mahasiswanya memuji bukunya. Ungkapan-ungkapan tersebut diarsipkan Hebert untuk jadi motivasi personal. ”Seperti saat mahasiswa bilang, ’Saya sudah punya buku itu, Pak, mudah dipahami, tuntunannya jelas sekali.’ Padahal belum ambil kelas saya,” ucapnya.

Ungkapan-ungkapan tersebut juga jadi pengingat sehari-hari Hebert dalam menulis. Tiap hari dia meluangkan minimal satu jam untuk menulis buku. Saat ini Hebert masih punya 10 judul buku yang on progress. Lima di antaranya menunggu proses penerbitan resmi. ”Rencananya, tahun ini semua terbit,” ucapnya bersemangat.

Di sela-sela kesibukan mengajar, meluangkan waktu untuk menulis memang harus dipaksa. ”Seperti hari-hari ujian, mengawasi mahasiswa sampai enam jam. Kalau mengikuti capek, ya capek. Tapi, bukunya bagaimana?” tuturnya saat diwawancarai Selasa (27/7).

Saat libur, Hebert lebih leluasa menggarap buku-buku tersebut. Agar lepas dari rutinitas, dia menggunakan lima sampai enam jam untuk menulis. Menjadi stress release di akhir pekan, katanya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c6/git

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads