ILUSTRASI: Gadis desa mendadak gila. (Generate dari AI)
ARNI (nama samaran), gadis tercantik di salah satu desa di Kabupaten Malang, mendadak kehilangan kewarasan setelah seorang pemuda yang ditolaknya membawa ludahnya ke dukun dan menjampinya menjadi pelet dendam.
Di desa, nama Arni diucapkan lebih pelan dari bisikan angin. Padahal dulu, gadis berkulit kuning langsat itu adalah kembang desa yang membuat banyak pemuda jatuh hati. Senyumnya yang renyah dan sikapnya yang ramah menjadi alasan warga merasa sayang kepadanya.
“Arni itu dulu anak baik, halus, sopan. Biasanya kalau lewat rumah, pasti nyapa saya,” tutur Tatik, tetangga lama Arni.
Namun, hidup Arni berubah hanya karena dia meludah ke tanah. Ludah yang rupanya menjadi bahan pelet yang menghancurkan hidupnya.
Kisah ini terjadi sembilan tahun lalu. Bermula dari sosok Maji, pemuda dari desa tetangga yang menaruh hati pada Arni. Berulang kali dia mencoba mendekati, berulang kali pula Arni menolak.
Hingga suatu sore, penolakan itu memuncak. Arni yang sudah lelah diganggu membentak Maji di depan warga yang kebetulan melintas. “Kamu jangan ganggu aku lagi!” teriaknya.
Sebelum pergi, Arni meludah ke tanah di depan Maji, sebuah simbol penghinaan yang tak sengaja, namun cukup untuk meretakkan kewarasan pemuda itu. “Setelah diludahi itu, ekspresinya pucat. Tapi dia diam saja. Warga pada tahu itu menyentuh harga dirinya,” kata Tatik.
Keesokan harinya, Maji terlihat berjalan menuju tempat tinggal seorang dukun yang terkenal bisa mengubah nasib orang. Menurut warga, Maji membawa bungkusan kecil berisi bekas ludah Arni yang dia serok dengan sapu lidi dan kain.
“Ada yang lihat dia jongkok ngambil sesuatu di tanah bekas cekcok itu. Orang sini ya tahulah itu bekas ludah Arni,” ujar Tatik.
Di hadapan sang dukun, bekas ludah itu dijampi, dimantrai, dan diproses dalam ritual yang dipercaya sebagai pelet gila. Pelet jenis ini, menurut warga, digunakan bukan untuk mendapatkan cinta, melainkan untuk menghancurkannya.
“Maji sudah terlanjur sakit hati. Dendamnya sudah kesumat. Dia tidak berpikir lagi bagaimana Arni jatuh cinta kepadanya. Tetapi, dia ingin membalas dendam,” lanjut Tatik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
