Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Desember 2024 | 01.13 WIB

Bangun MotherHope Indonesia, Nur Yanayirah ”Memeluk” Ibu yang Depresi setelah Melahirkan

Yana kerap menjadi pembicara di level internasional tentang kesehatan mental ibu. (Dokumentasi Nur Yanayirah) - Image

Yana kerap menjadi pembicara di level internasional tentang kesehatan mental ibu. (Dokumentasi Nur Yanayirah)

Menjadi seorang ibu, terutama ibu baru, tidaklah mudah. Apalagi ketika seorang ibu harus berjuang dengan depresi setelah melahirkan (postpartum depression). Sebagai penyintas postpartum depression, Nur Yanayirah ingin membantu para ibu lain yang mengalami hal serupa dengan mendirikan MotherHope Indonesia.

Yana –sapaannya– hamil anak kedua dalam kondisi masih berduka atas kepergian anak pertamanya. Trauma yang belum terobati berlanjut hingga dia melahirkan bayinya. ”Saat itu saya jadi lebih mudah marah dan tersinggung. Rasanya tidak ada keinginan untuk merawat diri sendiri maupun bayi saya. Kesulitan menyusui juga,” kenangnya.

Kurangnya dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar membuat kondisinya memburuk. Yana sampai tidak berani memegang anaknya sendiri lantaran takut menyakiti. Puncaknya, muncul keinginan untuk mengakhiri hidup. ”Pada saat bayi saya 9 bulan, saya memberanikan diri periksa ke psikolog dan didiagnosis depresi pasca melahirkan,” lanjutnya.

Dua tahun menjalani pengobatan dan terapi, Yana dinyatakan pulih. Saat itulah dia baru merasakan kebahagiaan menjadi ibu dalam merawat anaknya. ”Pada waktu saya ingin mengakhiri hidup, ada teman-teman dan orang-orang yang nggak saya kenal yang menyelamatkan,” ujar Yana.

Situasi itu membuat Yana terpanggil untuk melakukan hal yang sama kepada orang lain. Pada 2015, dia mendirikan MotherHope Indonesia. ”Saya merasakan sendiri bagaimana ketika depresi tidak ada yang peduli, justru dibilang ibu yang gila, tidak beriman, kejam. Stigma-stigma itu menghambat saya mencari bantuan profesional,” ungkapnya.

Setelah pulih, Yana mencari support group untuk ibu dengan postpartum di Indonesia. Namun, hasilnya nihil. Sampai akhirnya dia menemukan postpartum support international yang berbasis di Amerika Serikat dari Facebook.

DUKUNGAN NYATA: MotherHope Indonesia yang didirikan Yana menjadi ruang bercerita dan support system bagi para ibu. (Dokumentasi Nur Yanayirah)

Dari sana pula dia mendapat berbagai pelatihan seputar postpartum dan menjaring dukungan sosial. Yana mendapat beasiswa untuk pelatihan langsung ke AS. Semua itu menjadi modal untuk mendirikan support group di Indonesia.

Gandeng Survivor, Ada Kelas untuk Ayah

MotherHope Indonesia menggandeng para survivor postpartum, psikolog dan psikiater, hingga Kementerian Kesehatan. ”Kami ada kelompok dukungan sebaya oleh para ibu yang sudah pulih dari postpartum untuk memberikan penguatan, konseling, menjadi pendengar bagi ibu yang mengalami depresi, baby blues, atau masalah jiwa lain,” jelas Yana.

Workshop bersama profesional tidak hanya ditujukan untuk ibu, tapi juga para ayah. Salah satunya kelas ayah MPASI yang mencakup latihan komunikasi asertif antar pasangan dan mengenali gejala depresi postpartum.

Ada pula training untuk relawan, masyarakat awam, dan tenaga kesehatan, terutama bidan. Namanya Mama I Care Movement. ”Tahun ini ada 20 relawan yang ikut dan sudah lulus. Kami ada home visit juga,” sambungnya.

Advokasi hingga Level Internasional

MotherHope Indonesia telah bekerja sama dengan 120 puskesmas untuk memberikan media edukasi dan melatih sekitar 20 ribu bidan terkait postpartum sejak 2015. Serta turut melakukan advokasi untuk memengaruhi kebijakan, baik di Indonesia maupun internasional.

Saat ini Yana tergabung di tim kerja Kementerian Kesehatan Jiwa bersama psikolog dan psikiater. Dia juga menjadi pembicara di WHO wilayah Asia Tenggara. ”Saya banyak dengar cerita ibu hamil dan setelah melahirkan mendapat kekerasan fisik maupun psikis dari pasangannya, belum lagi bergelut dengan stigma depresi,” beber Yana.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore