Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Desember 2023 | 19.45 WIB

Rumah Mini Milik Santi Hutomo di Menganti yang Berukuran 2x11 Meter

MUNGIL: Santi Hutomo menunjukkan rumah mininya yang berlokasi di Jalan Banyuurip Gang Tirtosari II, Kecamatan Menganti, Gresik. Setelah di-review di medsos, rumah tersebut viral. - Image

MUNGIL: Santi Hutomo menunjukkan rumah mininya yang berlokasi di Jalan Banyuurip Gang Tirtosari II, Kecamatan Menganti, Gresik. Setelah di-review di medsos, rumah tersebut viral.

Santi merelakan sebagian tanahnya dibeli orang. Sisa lahan 2x11 meter dibangun menjadi rumah. Setelah di-review marketing rumah, hunian unik itu viral di medsos.

GALIH WICAKSONO, Surabaya

NORMALNYA, ukuran rumah 6x7,5 meter. Itu untuk tipe 45. Yang lebih minimalis, yaitu tipe 36, berdimensi 6 x 6 meter. Tapi, beda halnya dengan rumah milik Santi. Rumah dua lantai di Menganti itu hanya berukuran 2x11 meter.

Kesan imut terlihat saat Jawa Pos berkunjung ke rumah Santi. Bagian depan rumah dipasangi pagar kayu. Terasnya yang tidak luas hanya cukup untuk memarkir motor dan sepeda. Bila rumah itu tidak ditingkat, mungkin mirip-mirip balai RW.

Hunian mungil itu diapit rumah warga dan bengkel las. Namun, dibandingkan dua bangunan di kanan-kirinya, rumah Santi paling tinggi.

Santi mengatakan, rumah itu awalnya tidak dikonsep superminimalis. Normal seperti rumah biasa. Enam bulan lalu, dia membeli tanah berukuran 7x11 meter di lokasi tersebut.

Sejak awal, perempuan 39 tahun itu memang berniat membangun rumah berukuran 7x11 meter. Tapi, rencana tersebut batal setelah ada orang yang membeli sebagian tanahnya.

Pembeli merasa cocok dengan lingkungan di Dusun Banyuurip tersebut. Namun, luasnya tidak cocok dengan ukuran tanah milik Santi. ’’Uangnya hanya cukup untuk ukuran 5x11 meter. Ya sudah, karena kasihan dan sudah cocok di sini, akhirnya saya lepas ukuran 5x11 meter,” ucap Santi.

Setelah sebagian tanah laku terjual, sisa tanah milik Santi 2x11 meter. Daripada tidak terpakai, dia memanfaatkan lahan yang sangat sempit itu. ’’Niat awal ya dibangun saja, tidak bermaksud untuk dijadikan rumah, apalagi dijual,” katanya.

Dibangunlah sebuah rumah di tanah berukuran 2x11 meter tersebut. Awalnya, Santi akan memanfaatkannya sebagai tempat usaha. Tapi setelah bangunan berdiri, Santi merasa eman. Sebab, bangunannya cukup bagus.

’’Lha, itu kemudian terus ramai di media sosial (medsos). Lalu, ada yang nawar, tapi belum cocok harganya,” imbuh Santi.

Rumah 2x11 meter itu dibangun tanpa menjiplak konsep hunian mungil lain. Lantai 1 memiliki dapur di bawah tangga dan kamar mandi. Dua kamar tidur berada di lantai 2. Ukurannya 2x4 meter. Lantai 2 juga dilengkapi balkon. Santi menata ruangan dan interior sambil jalan. Yang penting, semua ruangan bisa dimanfaatkan.

’’Saya saja tidak menyangka bakal bagus begini karena kan tanahnya 2 meter ya. Awalnya ya cuma yang penting dibangun. Nanti bisa digunakan untuk buka usaha,” jelasnya.

Sekarang Santi tidak buru-buru menjual rumah tersebut. Kalau ada yang menawar dengan harga cocok, pasti dia lepas. Tapi, kalau tidak ada yang menawar, dia tidak ambil pusing. Sesuai rencana awal, rumah itu akan digunakan untuk membuka usaha.

Sebelum ramai di medsos, rumah unik tersebut lebih dulu ramai di kalangan tetangga. Banyak tetangga Santi yang menduga bangunan itu merupakan bagian bangunan rumah di sebelahnya. Ada pula yang mengira musala.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore