alexametrics

11 Kali ”Bunga Desa,” Ribuan Permasalahan Tertangani

1 Juni 2021, 12:10:06 WIB

Mendengar keluhan tersebut, dia meminta agar Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Banyuwangi Arief Setiawan memberikan pembinaan teknik budi daya cacing tanah. Selain itu, dia meminta disperta memfasilitasi pemasaran hasil budi daya tersebut.

Ipuk juga melakukan kegiatan di SDN 1 Kumendung. Di lokasi tersebut, dia menggelar sosialisasi pendidikan responsif gender bagi para kepala taman kanak-kanak (TK), SD, hingga SMP. Dia menegaskan, para kepala sekolah bertanggung jawab mewujudkan pembelajaran responsif gender guna membangun kesadaran tentang kesetaraan gender sejak dini.

Setelah membantu Irmawati, cucu Supiyati, bersekolah, Ipuk mengunjungi pelayanan publik yang dilakukan sejumlah SKPD di kantor Desa Kumendung. Ada beragam layanan yang bisa diakses masyarakat: layanan administrasi kependudukan, layanan perizinan UMKM, layanan pajak bumi dan bangunan (PBB), layanan pemeriksaan kesehatan, dan sebagainya.

Ratusan orang silih berganti datang ke kantor desa. Ada yang mengurus izin usaha mikro, pembaruan kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP), hingga mutasi dan atau pembayaran PBB.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sekaligus penanggung jawab Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi Wawan Yadmadi mengatakan, di setiap desa yang menjadi lokasi Bunga Desa, antusiasme warga mengakses layanan publik sangat tinggi. ”Bahkan, di Desa Kumendung ini menjadi rekor baru,” katanya.

Dalam sehari, ada 253 warga yang mengurus izin usaha mikro. Sedangkan selama tiga hari membuka layanan di desa ini, tercatat ada 736 orang yang mengurus izin usaha mikro.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : */aif/c6/ttg

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads