alexametrics

11 Kali ”Bunga Desa,” Ribuan Permasalahan Tertangani

1 Juni 2021, 12:10:06 WIB

Ribuan permasalahan itu datang dari berbagai sektor. Ada yang tentang kesehatan, pendidikan, dan administrasi kependudukan. Ada pula sertifikat rakyat, jaminan sosial, pertanian, peternakan, perikanan, UMKM, kepemudaan, rumah tinggal, dan sebagainya.

Bunga Desa biasanya dihelat pada Rabu atau Kamis. Pada saat ngantor di Desa Kumendung, Jawa Pos Radar Banyuwangi mengikuti langsung intensitas kerja istri mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas tersebut.

Ipuk, sebagaimana juga di desa-desa lain yang telah dia pilih sebagai lokasi Bunga Desa, berada di desa tersebut seharian. Sejak pagi hingga sore. Bahkan kadang hingga malam. Tak sendirian, Ipuk juga mengajak para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Banyuwangi.

Di Kumendung, ada belasan kegiatan yang dilakukan orang nomor satu di lingkup Pemkab Banyuwangi tersebut. Mulai mengikuti senam bersama warga lanjut usia dan para siswa SMPN 3 Muncar guna mengampanyekan vaksinasi Covid-19, menghadiri pelatihan pengelolaan sampah 3R (reduce, reuse, dan recycle) yang diikuti ibu-ibu di RT 2, RW 1, Dusun/Desa Kumendung, sampai meninjau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). UMKM yang dipantau juga macam-macam: budi daya jamur tiram, budi daya cacing tanah, produksi genting, hingga produksi besek.

Selain menyemangati, Ipuk juga menanyakan kendala yang dihadapi para pelaku usaha itu untuk mengembangkan usaha mereka. Contohnya, kesulitan pemasaran cacing tanah hasil budi daya warga.

Baca juga: Ipuk Fiestiandani Bakal Ngantor di Desa Dua Kali dalam Sepekan

Editor : Ilham Safutra

Reporter : */aif/c6/ttg

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads