JawaPos Radar

Masjid Roudhotul Muchlisin, Jadi Ikon Wisata Religi Kota Jember

29/05/2017, 22:20 WIB | Editor: Soejatmiko
Masjid Roudhotul Muchlisin, Jadi Ikon Wisata Religi Kota Jember
PENUH: Para jamaah tengah melaksanakan tarawih di Masjid Roudhotul Muchlisin, Kaliwates. Karena arsitekturnya yang megah dan adanya pancuran berwarna-warni di malam hari, masjid ini sekarang menjadi destinasi baru wisata religi di Jember (HERU PUTRANTO/Jawa Pos Radar Jember)
Share this

JawaPos.com – Memasuki bulan suci Ramadhan sebagian umat Islam ada kaum muslimin yang memilih aktivitas safari selama bulan Ramadhan. Melakukan perjalanan secara safari dari masjid satu ke masjid lainnya pada sejumlah kota.

Salah satu yang menjadi jujukan para kaum muslimin adalah masjis Roudhotul Muchlisin di Jember.  Sebenarnya ini bukan masjid baru. Masjid Roudhotul Muchlisin di Jl Gajah Mada, Kaliwates, Kota Jember ini sudah lama berdiri. Hanya, sekarang sudah dirombak total. Tampilannya baru dan mentereng. Masjid yang diresmikan secara simbolis pada 15 Mei ini selalu dipadati jamaah dan pengunjung yang ingin tahu kemegahannya. Maka tak bisa dipungkiri masjid ini menjadi satu destinasi wisata religi di kota suwar suwir ini.

Memang tak dipungkiri, setelah memulai proses rehab pada 2014 lalu, bangunan yang awalnya hanya berlapis semen kini menjadi ikon destinasi wisata religi baru di Jember. Ini disebabkan desainnya yang megah dan futuristik, tak sama dengan masjid-masjid pada umumnya.

Sekretaris Takmir Masjid Roudhotul Muchlisin Drs H Mahrus MPd menuturkan, desain ini meniru masjid-masjid yang ada di Turki. Terdapat untaian ayat- ayat suci Alquran yang terpampang di setiap sisi dindingnya yang didominasi warna kuning dan jingga. “Di dinding barat lantai bawah ada Surat Ar-Rahman dan Al-Waqi’ah serta Asmaul Husna di setiap sisi dinding. Sementara di atas terdapat tulisan surat-surat pendek,” ujarnya.

Pilar-pilarnya pun dihiasi ornamen layaknya sebuah istana. Di beberapa sudut, jajaran kitab suci Alquran tertata rapi. Tak hanya itu, persis di depan pintu masuk terdapat air mancur dengan hiasan lampu warna warni.  Tidak heran jika tempat ini menjadi sasaran swafoto bagi pengunjung yang datang dari berbagai lokasi.

Salah satunya adalah Pipin, yang datang dari daerah Patrang bersama teman-temannya. Alumnus Akbid dr Soebandi ini mengaku ingin melihat dan merasakan langsung tarawih di masjid yang dibangun di atas tanah seluas satu hektare tersebut. “Kebetulan habis ngabuburit sama teman-teman, sekalian salat tarawih di sini,” ujarnya.

Gadis asal Bali ini mengaku sering mendengar kemasyhuran Masjid Roudhotul Muchlisin dari teman-temannya yang lain. Biasanya dia hanya melaksanakan salat tarawih di masjid dekat kos-kosannya di daerah Patrang. Tak hanya Pipin, setiap harinya lebih dari seribu jamaah berkunjung ke masjid tersebut.

Menurut Mahrus, masjid ini mampu menampung jamaah lebih dari 1.500 orang per hari. “Itu hanya di bagian dalam, belum termasuk jamaah yang salat di teras dan di lantai dua. Kalau ditotal bisa mencapai 2.500 jamaah,” terangnya.

Misinya, selain sebagai tempat ibadah, juga menjadi tempat pembelajaran agama. Mereka yang fasih membaca Alquran pasti memahami arti dalil-dalil yang dituliskan di tembok, seperti dalil yang menjelaskan tentang bersyukur, dan dalil lainnya tentang memakmurkan masjid.
Selain menjadi tempat ibadah, di sini juga akan dibangun menara yang difungsikan sebagai perpustakaan dan penginapan bagi musafir yang melewati Jember. Gagasan ini muncul setelah adanya larangan tidur di masjid. “Jadi kalau ada yang melakukan perjalanan dan kebetulan sampai di Jember terlalu malam, bisa menginap di sini,” lanjut Mahrus.

Sejak dibangun pada 1978, masjid ini sebenarnya sudah melewati berbagai proses pembangunan. Namun, tak terlalu tampak sebab hanya ada sekitar 10 tukang yang mengerjakan. “Jadi kelihatannya mangkrak, tetapi sebenarnya ada proses pembangunan,” tutur dosen tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Jember tersebut.

Setelah mendapat donasi, baru pada 2014 lalu proses pembangunan masjid ini kembali dikebut. Nantinya pada hari raya Idul Fitri, seluruh halaman masjid akan dijadikan area salat Ied. Sementara parkir kendaraan diletakkan di luar masjid.(lin/c1/har/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up