JawaPos Radar

Australia Bidik Peningkatan Turis Indonesia

02/09/2018, 10:45 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
Australia Bidik Peningkatan Turis Indonesia
Gedung Opera Sydney yang menjadi salah satu daya tarik berwisata ke Australia (Bernard Gagnon/Wikipedia)
Share this image

JawaPos.com - Bagi Australia, Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi wisatawan tinggi. Karena itu, Indonesia menjadi negara pertama yang ditarget Negeri Kanguru itu sebagai tempat diluncurkannya kampanye pariwisata terbaru mereka, UnDiscover Australia.

Managing Director Tourism Australia John O'Sullivan menyebutkan, pihaknya menggelontorkan investasi sebesar AUD 10 juta (Rp 105,9 miliar) untuk kampanye UnDiscover Australia. "Kampanye ini ditujukan khususnya untuk pasar Asia Selatan dan Asia Tenggara, yang bertujuan mengubah persepsi dan stereotip tentang Australia di benak wisatawan di wilayah ini," ujar O'Sullivan dalam acara peluncuran di Jakarta kemarin (1/9).

Sepanjang 2017, wisatawan dari Indonesia, India, Singapura, dan Malaysia berkontribusi lebih dari 1,3 juta pada kedatangan wisatawan mancanegara. Juga, menyumbang lebih dari AUD 5 miliar ke perekonomian Australia.

UnDiscover Australia secara spesifik menarget high value traveler dari India, Singapura, Malaysia, dan Indonesia dengan mempromosikan tempat-tempat yang selama ini belum begitu dikenal wisatawan mancanegara di Australia. Kampanye itu didukung organisasi pariwisata tiap-tiap negara bagian. Juga Australia secara keseluruhan, maskapai penerbangan, dan beberapa partner distribusi utama di negara tersebut.

"Rata-rata pertumbuhan wisatawan Indonesia ke Australia 5 persen. Dengan kampanye baru ini, kami menargetkan bisa meningkat menjadi 10 persen," tutur O'Sullivan.

Dalam peluncuran kemarin, untuk kali pertama wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara dijadikan bagian dari target program promosi pariwisata yang terintegrasi dan terkoordinasi. "Kedekatan geografis, peningkatan populasi kelas menengah yang pesat, peningkatan kapasitas penerbangan, dan harga tiket pesawat yang semakin kompetitif menghadirkan potensi pariwisata yang besar bagi Australia," tambah dia.

Seperti disebutkan, alasan lain Australia menarget wisatawan dari empat negara itu adalah kedekatan geografis dan populasi. "Ada 9,1 juta wisatawan dari Januari sampai Juni 2018, naik 6 persen daripada tahun lalu," tambah O'Sullivan. 

(agf/c11/ttg)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up