JawaPos Radar

Kekuatan Bhinneka Tunggal Ika di dalam Kuah Soto

01/10/2017, 16:08 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Kekuatan Bhinneka Tunggal Ika di dalam Kuah Soto
Ilustrasi Soto Lombok (Darmono/Radar Malang/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Siapa tak suka soto? Makanan berkuah yang lezat ini bisa dijumpai di setiap daerah. Tentu dengan bumbu, kuah, dan rasa yang berbeda. Karena itu, Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif kini tengah mengembangkan soto sebagai ikon kuliner Indonesia.

Chef Hotel Aston Marina Abubakar mengungkapkan hampir semua tamu hotel menyukai menu soto. Soto menjadi salah satu menu favorit di hotel tempat dia bekerja. Menurutnya, soto memiliki kekuatan pada kuahnya.

"Soto itu kekuatannya di kuah. Isinya apapun bisa. Cara memasaknya pun sama. Bumbu semua bercampur jadi satu dalam kuah soto seperti Bhinneka Tunggal Ika," kata Abubakar kepada JawaPos.com, Minggu (1/10).

Kekuatan Bhinneka Tunggal Ika di dalam Kuah Soto
Chef Hotel Aston Marina Abubakar (Rieska Virdhani/JawaPos.com)

Teknik memasak soto hampir sama. Di antaranya kuahnya menggunakan berbagai macam kaldu atau dalam bahasa kuliner disebut Umami. Umami adalah semacam rasa gurih yang keluar dari kaldu.

"Teknik memasak soto hampir sama. Kuah air dulu, kemudian ditambah rebusan tulang, daging, seafood Kemudiam disaring. Itu basicnya atau dasarnya," kata Abubakar.

Lalu setelah itu soto dibuat kental atau kuah atau santan tentu tergantung selera dan daerah masing-masing. Abubakar menjelaskan di India juga terdapat menu mirip soto. Namun menu itu hanya satu, tak beragam seperti di seluruh wilayah Indonesia.

"Di India lebih kepada rebusan daging lalu rempah, disaring kemudian dimasih cabai," ungkapnya.

Abubakar sepakat jika soto dijadikan ikon khas Indonesia. Sebab hampir semua daerah memiliki menu soto. Saat ditanya bagaimana jika rendang atau bakso yang dijadikan ikon? Begini jawaban Abubakar.

"Kalau rendang kan hanya khas satu daerah. Kalau soto, semua daerah di Indonesia punya. Lalu kalau bakso, itu sebetulnya asalnya dari China," jelasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Bekraf kini sedang merencanakan menu soto sebagai ikon khas Indonesia. Terlalu banyak kuliner di tanah air, membuat Indonesia belum mempunyai ciri khas.

onesia #soto #bekraf #arif yahya

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up