JawaPos Radar

PIOMFest 2017 Dihelat di Padang, Empat Negara Adu Musik Etnik

29/11/2017, 19:58 WIB | Editor: Suryo Eko Prasetyo
PIOMFest
Padang Indian Ocean Music Festival (PIOMFest) 2017 (Batam Pos)
Share this

JawaPos.com - Kota Padang Sumatera Barat bakal menghelat even berskala internasional. Kali ini, ibukota provinsi itu akan menabuh 'Padang Indian Ocean Music Festival (PIOMFest) 2017'.

Even di jembatan Siti Nurbaya Padang dijadwalkan pada 8-10 Desember 2017. Selain Indonesia, pagelaran musik internasional ini akan diikuti tiga negara. Antara lain India, Jepang, dan Singapura. Ketiga negara itu menampilkan musik etnik khas masing-masing.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, PIOMFest 2017 erat kaitannya dengan organisasi Indian Ocean Rim Association (IORA) atau negara-negara yang berada di sepanjang Samudera Hindia. Salah satu tujuan IORA itu sendiri adalah untuk mengembangkan kerjasama kebudayaan antarnegara.

Padang Mahyeldi Ansharullah
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah (Riki Chandra/JawaPos.com)

''Pagelaran PIOMFest 2017 itu mengkonkritkan Padang sebagai Gateway of IORA,'' kata Mahyeldi kepada JawaPos.com di Padang, Rabu (29/11).

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi mengatakan, pengembangan kerjasama budaya masing-masing negara IORA salah satunya lewat PIOMFest 2017.

''Kota Padang adalah salah satu titik penting dari 21 negara yang bersentuhan dengan Samudra Hindia, ditambah lagi dengan enam negara mitra. Seperti Jepang, Cina, Perancis, dan lain-lain. Jaringan itu disebut IORA. Kota Padang pernah menjadi tempat pertemuan IORA,'' ungkap Medi.

Medi berharap nantinya secara bertahap seluruh negara yang tergabung dalam IORA dan negara mitranya dapat tampil di setiap panggung PIOMFest. Sehingga masing-masing mampu mengenalkan ragam musik etnik khas negaranya.

''Selain dapat menyatukan dan mempererat kerjasama seluruh negara yang tergabung dalam IORA, tentu juga akan menambah daya tarik wisata,'' papar Medi.

PIOMFest 2017 digelar di Jembatan Siti Nurbaya Padang. Pertunjukan musik etnik ini dimainkan selama tiga hari. Mulai Jumat (8/12) pukul 20.00 WIB hingga 22.30 WIB. Sedangkan pada Sabtu dan Minggu (9-10/12), digelar mulai pukul 15.30 WIB hingga 22.30 WIB.

''Pertunjukkan ini dapat dinikmati pengujung tanpa dipungut biaya,'' sebut Medi. Dalam mengikuti PIOMFest 2017, India menyiapkan dua pemusiknya, yaitu Nikhil Patwardhan dan Partha Mukherjee.

Sedangkan Jepang menampilkan Seiki Onizuka. Singapura memboyong cukup banyak pemusik. Mulai dari Ms Tan Su-Hui, Sophy, Ms Tan Su-Min, Clara, dan Mr Ng Chee Yao.

Sedangkan Indonesia menampilkan sejumlah grup musik. Seperti Arastra asal Bengkulu, Talago Buni (Sumbar), Riau Rhytm Chambers (Pekanbaru), Taufik Adam (Jakarta), dan De Tradisi (Medan).

Selain itu, Gazal Himpunan Keluarga Muhadan (Padang). Balega (Padangpanjang), Sanggar Seni Dayung Dayung (INS Kayu Tanam), serta Komunitas Seni Nan Tumpah (Padang).

Seluruh pemusik akan tampil di panggung terbuka POIMFest 2017 dan menghibur penikmat musik. ''PIOMFest ini akan menjadi agenda tahunan di Kota Padang,'' pungkas Medi.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up