alexametrics

Lagu-lagu Neil Young Dihapus dari Spotify, Ini Gara-garanya

29 Januari 2022, 14:31:18 WIB

JawaPos.com – Podcast Joe Rogan di Spotify dianggap sangat berbahaya karena menyebarkan informasi palsu tentang vaksin dan Covid-19. Hal itu kemudian memicu kemarahan dari musisi Neil Young.

Musisi senior berusia 76 tahun itu dalam surat yang diterbitkan dalam situsnya tertanggal 24 Januari, mengatakan akan menarik katalog musiknya dari Spotify sebagai bentuk perlawanannya pada podcast Joe Rogan yang dinilai tak ditindak serius oleh pihak Spotify.

“Saya melakukan ini karena Spotify menyebarkan informasi palsu tentang vaksin. Berpotensi menyebabkan kematian bagi mereka yang percaya disinformasi yang disebarkan oleh mereka,” tulis Neil Young dilansir dari The Hollywood Reporter.

Dalam surat lanjutannya, Young mengakui pendapatannya dari Spotify sangat besar mewakili 60 persen dari total pendapatan streaming secara global. Meski dihadapkan pada risiko itu, Neil Young tetap bergerak maju tetap menghapus katalog musiknya lantaran tidak mungkin memberikan dukungan pada kesalahan informasi tentang Covid-19 yang dapat mengancam keselamatan publik dan mengancam keselamatan banyak jiwa.

Rogan, pembawa acara podcast eksklusif The Joe Rogan Experience di Spotify sejatinya bukan kali ini saja menghadapi hantaman keras atas kontennya yang membagikan informasi palsu soal vaksin dan Covid-19.

Pada Desember, sekelompok 270 dokter dan kalangan profesional medis sempat menulis surat berisi seruan agar Spotify mengurangi penyebaran informasi yang salah pada platformnya. Itu setelah Rogan menampilkan Dr. Robert Malone, seorang skeptis vaksin terkenal yang kerap mempromosikan teori tak berdasar tentang Vaksin Covid.

Sementara itu, Spotify memilih mengabulkan keinginan Neil Young untuk menghapus daftar katalog musiknya. Hal itu ditindaklanjuti setelah sekitar dua hari dari diterbitkannya surat Neil Young dalam situsnya.

“Kami ingin semua konten musik dan audio dunia tersedia untuk pengguna Spotify. Dengan itu muncul tanggung jawab besar dalam menyeimbangkan keamanan bagi pendengar dan kebebasan bagi pencipta,”kata juru bicara Spotify.

“Kami memiliki kebijakan konten yang mendetail dan kami telah menghapus lebih dari 20.000 episode podcast yang terkait dengan COVID sejak awal pandemi. Kami menyesali keputusan Neil untuk menghapus musiknya dari Spotify, tetapi berharap dapat segera menyambutnya kembali,” imbuhnya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Abdul Rahman

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads