JawaPos Radar

Pernah Diteror Bom, Ariana Grande Kembali Konser di Manchester Arena?

26/08/2018, 15:25 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Ariana grande,
Ariana Grande. (WENN/Rocky)
Share this image

JawaPos.com - Baru saja sukses mengeluarkan album terbarunya 'Sweetener', Ariana Grande berencana melakukan tur di beberapa kota. Termasuk Manchester Arena, lokasi yang pernah diteror bom saat Ariana Grande melakukan konser pada Mei 2017. Rencana kembalinya Ariana ke Manchester Arena terlihat dalam unggahan Snapchat.

Dilansir dari Aceshowbiz, Minggu (26/8), Ariana terlihat mengunggah daftar tempat turnya di Inggris lewat Snapchat pada 24 Agustus 2018 termasuk lokasi Manchester Arena. Para penggemar yang melihat Snapchat tersebut pun mengabadikan jadwal tur tersebut. Namun, tak lama kemudian jadwal tur di Snapchat-nya pun dihapus.

Beberapa penggemar akhirnya mempertanyakan sikap Ariana yang memutuskan untuk menghapus unggahan Snapchat-nya tersebut. "Ini diposting pada snapchat Ariana tentang tanggal tur tetapi dia segera menghapusnya, apakah dia sengaja melakukannya?," tulis akun @SweeternerIRE

Unggahan Snapchat Ariana mengenai jadwal turnya cukup mengejutkan. Menanggapi kabar tersebut, Juru bicara Nottinghampoint Arena mengatakan jika memang Ariana ingin kembali konser di Manchester Area, pihaknya akan menjamunya.

"Jelas kami akan senang untuk menjamu Ariana Grande di sini. Sayangnya, kami tidak memiliki indikasi bahwa dia datang ke sini untuk tur," ungkap juru bicara dilansir dari Aceshowbiz.

Sementara itu, Ariana telah mengatakan pada fansnya di Inggris kalau ia akan mengunjungi mereka bulan depan. Tentunya sebagai bagian dari perayaan album barunya, Sweetener.

"Terima kasih banyak! Aku sangat berterima kasih!" katanya kepada OfficialCharts.com. "Aku tidak bisa mengatakan betapa aku sangat menghargai. Aku tidak sabar untuk menemuimu di bulan September," lanjutnya.

Dalam album Sweetener Ariana memberikan penghormatan kepada para korban serangan bom yang berjudul 'Get Well Soon'. Lagu ini memberikan keheningan panjang di akhir trek dengan waktu selama lima menit dan 22 detik untuk melambangkan tanggal tragedi bom. 22 Mei 2017.

Seperti diketahui, konser Ariana Grande pernah menjadi sasaran teror bom. Kejadian tersebut menyebabkan 22 korban jiwa. Sebulan setelah kejadin bom tersebut, Ariana pun mengadakan konser untuk menghargai para korban yang jatuh pada tragedi bom tersebut.

(agi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up