Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Desember 2022 | 21.48 WIB

Jaminan Pencetak Rekor Bernama Lagu Natal

HADIRKAN KECERIAAN: Hit All I Want for Christmas is You sudah 28 tahun lalu dihadirkan Mariah Carey dan sampai saat ini masih diputar. (AFP) - Image

HADIRKAN KECERIAAN: Hit All I Want for Christmas is You sudah 28 tahun lalu dihadirkan Mariah Carey dan sampai saat ini masih diputar. (AFP)

JawaPos.com - Tiap akhir tahun, All I Want for Christmas is You hampir pasti naik di tangga lagu. Termasuk tahun ini. Lagu hit milik Mariah Carey itu masih bertahan di peringkat pertama Billboard Global 200. Tak main-main, lagu tersebut telah ada di pemuncak selama 11 pekan. Padahal, All I Want telah rilis 28 tahun lalu. Lagu itu masuk di album keempatnya, Merry Christmas.

Carey mengungkapkan, dirinya memang penggemar berat liburan Natal. Sejak kecil, musisi yang punya jangkauan lima oktaf itu pun sering menyanyikan lagu Natal. ’’Untuk merilis lagu, apalagi album Natal, aku yang masih sangat muda saat itu berpikir, ’Itu bukannya nanti (menjelang akhir karier), ya?’,” kata Carey dalam wawancara dengan NME.

Ide itu pun sempat diragukan co-writer All I Want for Christmas is You Walter Afanasieff. Dalam wawancara pada awal 2000-an, dia menjelaskan, album Natal di era 1990-an belum dianggap ’’seksi”.

’’Album itu pun tidak disiapkan spesial, hanya di-treat seperti rekaman biasa. Bukan sesuatu yang besar,” papar Afanasieff. Namun, ide itu ternyata jadi formulasi baru. Album Natal menjadi pencetak rekor buat Carey.

Nyaris di tiap Natal sejak 1994, All I Want for Christmas is You bergema di mana-mana. Termasuk di iklan produk maupun tayangan TV dan film. Lagu itu hampir pasti naik tangga lagu. Plus, punya royalti besar. Alhasil, lagu Natal pop mulai jadi tren sejak 2000-an. Desember pun dipastikan ramai lagu orisinal maupun remake untuk merayakan hari raya tersebut.

DALAM ANGKA ALL I WANT FOR CHRISTMAS

832 juta: Jumlah streaming All I Want selama 2021 di lintas platform streaming

94 ribu: Total unduhan/penjualan digital All I Want pada 2021

USD 4,5 juta (Rp 70,2 miliar): Perkiraan nilai master recording versi orisinal All I Want (tanpa royalti cover dari pihak penerbit serta penggunaan lagu di TV/film/iklan)

---

LAGU-LAGU NATAL YANG TAK LEKANG WAKTU

It’s Beginning to Look a Lot Like Christmas

RILIS PERTAMA: 1951

Penyanyi: Bing Crosby, Perry Como-The Fontane Sisters, dan Mitchell Ayres & His Orchestra

Generasi milenial dan Z mengenal It’s Beginning to Look a Lot Like Christmas lewat album Natal Michael Buble. Namun, lagu itu kali pertama dirilis pada 1951. It’s Beginning mencapai kesuksesan globalnya setelah muncul di Home Alone 2: Lost in New York. Di film rilisan 1992 tersebut, yang diputar adalah versi cover Johnny Mathis.

Last Christmas

RILIS PERTAMA: 1984

Penyanyi: Wham!

Last Christmas versi Wham! cukup unik. Punya vibe musim panas, padahal dirilis di musim dingin. Ritme dan melodinya menyenangkan meski liriknya bercerita tentang cinta tak berbalas. Meski kontradiktif, lagu itu laris di-cover dalam berbagai versi dan genre. Dari versi elektronik ala Crazy Frog hingga synthpop ala Ariana Grande.

Sleigh Ride

RILIS PERTAMA: 1948

Komposer: Leroy Anderson (versi dengan vokal, lirik ditulis Mitchell Parish)

Di awal rilis, Sleigh Ride dibuat komposer Leroy Anderson untuk ansambel orkestra. Anderson punya sentuhan unik buat standar tersebut. Ada suara gemerincing lonceng kereta luncur. Komposisi itu juga unik lantaran ditutup dengan ringkikan kuda, yang sebenarnya merupakan trompet solo.

Jingle Bell Rock

RILIS: 1957

Penyanyi: Bobby Helms

Sesuai judul lagunya, Jingle Bell Rock lahir di era rock and roll dan rockabilly. Hit Bobby Helms –yang hingga kini masih bermasalah untuk urusan hak cipta dan pembagian royalti– itu dibuka dengan melodi gitar elektrik yang khas. Liriknya sendiri merupakan ’’perpanjangan” lagu Natal lawas Jingle Bells.

Merry-Chri

RILIS PERTAMA: 2004

Penyanyi: BoA

Merry-Chri adalah All I Want for Christmas is You-nya Jepang. Single milik solois Korea BoA itu selalu kembali ke chart di tiap Desember. Meski penjualannya di awal rilis kurang apik, Merry-Chri mendapat status double platinum pada tahun kedua rilis. Uniknya, lagu itu di-cover Weezer dan masuk album Weezer (2008) khusus area distribusi Jepang.

Snowman

RILIS PERTAMA: 2017

Penyanyi: Sia

Snowman menikmati boost ’’promosi” dari TikTok. Lagu milik solois Sia itu melejit sejak dua tahun lalu lewat sebuah challenge. Verse dari lagu tersebut dinyanyikan dalam satu tarikan napas. Pascaviral, lagu itu pun langsung mendapat perhatian ekstra dari pihak label. Mereka merilis dua versi plus meluncurkan klip video pada 2020.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore