alexametrics

Di Belanda, Tiket Film Akhir Kisah Cinta Si Doel Terjual Habis

24 Januari 2020, 10:04:11 WIB

JawaPos.com – Film Akhir Kisah Cinta Si Doel resmi tayang di Indonesia pada Kamis, 23 Januari 2020. Film ini tidak hanya tayang di tanah air, tapi juga di Belanda dan beberapa negara lain seperti di Inggris, Jerman, Prancis, dan yang lainnya.

Pemeran utama Rano Karno di hadapan awak media mengatakan bahwa tiket film Akhir Kisah Cinta Si Doel di bioksop legendaris Pathe Tuschinski, Amsterdam, Belanda, terjual habis pada hari pertama penayangannya. Film rumah produksi Karnos Film dan Falcon Pictures itu ternyata sudah dinanti-nantikan oleh masyarakat Indonesia yang tinggal di Belanda.

“Film Si Doel punya penggemar setia masyarakat Indonesia yang ada di Belanda. Waktu Premiere film Si Doel 1, sambutan masyarakat Indonesia luar biasa. Bukan hanya yang tinggal di Belanda, tapi juga yang tinggal di Eropa, Inggris, Jerman, Belgia, dan Prancis. Dari informasi yang saya terima, tiket di Belanda sold out,” kata Rano Karno di bilangan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (23/1) malam.

Maudy Koesnaedi yang memiliki keluarga tinggal di Belanda mengaku senang mendengar kabar film yang dibintanginya itu laku di Belanda. Dia pun berharap film Akhir Kisah Cinta Si Doel dapat menjadi penutup yang manis dari konsep film trilogi. Maudy juga berharap filmnya mendapat apresiasi dari masyarakat Indonesia dan negara-negara lain.

Rano Karno, Cornelia Agatha, Maudy Koesnaedi dan pemain film Akhir Kisah Cinta Si Doel lainnya berfoto bersama pada hari pertama penayangannya (Istimewa)

Selama 27 tahun memerankan karakter Zaenab tentu bukan hal mudah bagi Maudy untuk melupakan karakter itu meski film Si Doel sudah resmi berakhir. Terlepas dari hal itu, Maudy merasa puas dengan ending filmnya. Karena menurut dia, Rano Karno cukup bagus mengakhiri film itu dengan mengangkat sejumlah hal, bukan hanya soal kisah cinta Sarah dan Zaenab.

“Alhamdulilah film ini dihantarkan dengan begitu komplet sama abang, karakternya juga hidup, itu semua memberi hidup dalam cerita ini yang memang sebenarnya cerita si Doel enggak melulu soal Sarah dan Zaenab. Banyak hal yang bisa diangkat. Aku bersyukur banget bahwa penutup perjalanan ini dengan semua hal yang indah,” tutur Maudy.

Sementara itu, Conelia Agatha mengatakan cerita cinta si Doel memang harus diakhiri setelah perjalanan panjang mulai dari sinetron hingga masuk layar lebar. Tidak hanya Maudy, Cornelia Agatha juga merasa puas dengan ending cerita film Akhir Kisah Cinta Si Doel.

Untuk membuat ending dari film ini diakui Rano Karno sungguh tak mudah. Dia sempat berhenti menulis skrip selama 6 bulan karena terbawa perasaan. Memerankan karakter si Doel, emosi personal Rano Karno teraduk. Untungnya Maudy dan Cornelia juga ikut memberikan masukan seperti apa ending terbaik dari film ini.

“Kita sudah siap apapun ending-nya. Kan di setiap ending itu kita menyumbangkan ide, tapi saya enggak boleh spoiler. Kita semua sudah siap dengan apapun ending-nya. Saya mohon untuk ending-nya di film ketiga ini bisa ditutup juga dengan suka cita,” tutur Cornelia Agatha.

Menariknya, pada hari pertama film ini tayang di Indonesia, kata Rano Karno, banyak kursi bioskop berwarna merah di sejumlah wilayah di Indonesia. Itu menandakan bahwa film Akhir Kisah Cinta Si Doel ditonton masyarakat. Meskipun belum tahu datanya secara pasti, Rano Karno menduga film garapannya tersebut bisa mencapai 100 ribu penonton pada hari pertama penayangan di Indonesia.

“Ya mudah-mudahan. Karena kalau kita pantau, ada tim monitor kayaknya hampir semua tapi saya takut takabur. Kalau saya lihat kursi semuanya merah, dari seluruh Indonesia. Alhamdulillah, mudah-mudahan kalau 100 ribu barangkali lebih,” pungkas Rano Karno.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Abdul Rahman



Close Ads