alexametrics

Ganjar Sambut Padi Reborn Nyanyikan Lagu Bertema Alam dan Budaya

22 Februari 2021, 21:46:46 WIB

JawaPos.com – Grup band Padi Reborn selama pandemi Covid-19 aktif digandeng Satgas Penanganan Covid-19 merilis lagu ‘Ingat Pesan Ibu’ agar masyarakat patuh protokol 3M yakni wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. Padi Reborn kini kembali terlibat dalam sebuah produksi musik kolaboratif bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama).

Fadly cs digandeng oleh Kagama untuk menggarap dan menyanyikan lagu berjudul Kagama Bhakti. Lewat kolaborasi ini, Padi Reborn diharapkan dapat membantu mempopulerkan nilai-nilai positif yang banyak terkandung dalam lirik lagu Kagama Bhakti kepada publik.

Ketua Umum Kagama Ganjar Pranowo. Sosok yang tak lain adalah Gubernur Jawa Tengah tersebut menyambut Padi Reborn sebagai musisi yang punya kepedulian tinggi dan berkontribusi positif untuk masyarakat. Mewakili Kagama, dirinya bangga lagu tersebut dinyanyikan dan diproduksi ulang.

“Lagu ini punya nilai-nilai yang sangat bagus sekali. Lewat musikalitas dari Mas Fadly, Mas Piyu, Mas Rindra, Mas Ari, dan Mas Yoyo, lagu ini semakin luar biasa. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang, tidak hanya sebatas bagi alumni UGM saja,” tutur Ganjar Pranowo kepada wartawan, Senin (22/2).

Lagu Kagama Bhakti yang dibawakan kembali oleh Padi Reborn sebelumnya diciptakan dan diaransemen oleh Dika Sri Hapsari, Alumni Fakultas Pertanian UGM. Lagu berdurasi sekitar 3 menit ini berisi lirik-lirik yang menggambarkan keelokan alam dan budaya Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Liriknya juga menegaskan komitmen seluruh alumni UGM untuk bersatu dan berkontribusi untuk Tanah Air Indonesia. Fadly vokalis Padi Reborn mengungkapkan sebuah kehormatan untuk menyanyikan lagu yang menjadi pedoman dan semboyan para alumni UGM dalam upaya menjaga dan memajukan Indonesia.

Menurut Fadly lagu tersebut memiliki daya magis yang kuat, dengan notasi musik yang harmonis serta bait lirik yang merefleksikan kecintaan terhadap alam dan budaya Indonesia. Dengan notasi dan liriknya, lagu ini seakan bisa membius pendengar untuk terhanyut dalam keindahan Indonesia.

“Kami mencoba memberikan sedikit sentuhan musik khas Padi Reborn untuk memperkuat pesan-pesannya,” tutur Fadly.

Hal senada diungkapkan gitaris Satriyo Yudi Wahono atau Piyu. Ia menceritakan keterkejutannya ketika awalnya diminta untuk menggarap lagu Kagama Bhakti. Terlebih tidak ada satupun personil Padi Reborn yang merupakan alumni kampus yang berbasis di Yogyakarta itu.

“Tentu awalnya kaget ketika kami yang diminta untuk membawakan lagu Kagama Bhakti. Namun setelah pembicaraan dengan pengurus-pengurus Kagama kami justru tersadarkan kolaborasi ini menjadi simbol bahwa Kagama ini organisasi yang inklusif dan terbuka bagi siapapun untuk bekerjasama, sepanjang tujuannya berkontribusi positif bagi bangsa,” terang Piyu.

Sementara penabuh drum Surendro Prasetyo menilai sebagai sebuah karya musik, lagu tersebut punya nilai-nilai yang sangat universal. “Kami yang bukan alumni UGM pun bisa merasakan nuansa ke-Indonesia-an yang sangat kuat dalam lagu ini. Semoga keterlibatan Padi Reborn bisa membantu agar lagu ini semakin dikenal luas dan menginspirasi banyak orang untuk semakin mencintai dan menjaga Indonesia,” ujar pria yang disapa Yoyo itu.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Marieska Harya Virdhani




Close Ads