alexametrics

Viral Video Lagu Ajakan Jangan Mudik, Begini Cerita di Baliknya

21 Mei 2020, 18:46:03 WIB

JawaPos.com — Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi, tetapi virus korona jenis baru (Covid-19) masih menghantui Indonesia. Ada banyak cara untuk mengajak tidak mudik yang digaungkan oleh berbagai kalangan. Mulai dari pemerintah, warga, politisi, selebritas, hingga influencer berbagai media sosial.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah sebuah video berjudul Semoga Covid-19 Segera Kita Kalahin. Video ini berisi potongan gambar dari iklan zaman dulu, cover komik, hingga artwork yang dibungkus irama lagu Selamat Lebaran ciptaan Ismail Marzuki.

Yang membuatnya berbeda, lirik lagu Selamat Lebaran ini sudah diubah agar lebih dekat dengan kondisi saat ini, begitu pula dengan gambarnya. Beberapa lirik menggelitik membuat video tersebut banyak dibagikan hingga viral di media sosial.

Beberapa potongan lirik itu diantaranya seperti: Setelah berpuasa satu bulan lamanya. Walau ada korona tak berkurang hikmatnya. Juga: Tak berjabat tangan tapi saling memaafkan. Walau jarak berjauhan hati berdekatan. Yang tak kalah menggelitik: Semoga covid nineteen, segera kita kalahin.

Video tersebut semakin spesial karena visualnya dibuat dari poster iklan-iklan jadul yang pernah ada di Indonesia. Mulai dari iklan legendaris Khong Ghuan, Toyota Kijang, minyak rambut Brisk, hingga produk jamu Nyonya Meneer. Melalui olah video yang kreatif, karakter dalam poster-poster tersebut ikut mendendangkan lagu yamg liriknya menggelitik.

Video mulai viral ketika akun Twitter @imanlagi menyebarkan video tersebut pada Selasa (19/5), viral ke berbagai platform media sosial dan menuai komentar positif. Di Twitter, video tersebut disukai lebih dari 9.000 dan di-retweet lebih dari 13.000 akun Twitter. Di Instagram, video tersebut sudah dilihat lebih dari ratusan ribuan orang dan terus bertambah.

 

 

“Momen ramadan selalu menjadi keberkahan tersendiri. Ini momen tahunan paling spesial. Kami sebagai pekerja kreatif, merasa perlu untuk melakukan sedekah karya sesuai dengan konteks situasi sekarang. Alhamdulillah sambutannya luar biasa,” kata Anggi Sonsen, founder sekaligus CEO Rekreasi, perusahaan periklanan dan komunikasi kreatif yang membuat iklan tersebut.

Anggi mengatakan, video tersebut merupakan kolaborasi antara Rekreasi, Primadona Film, dan Studio Mimpi. Mereka saling bersinergi untuk menciptakan karya kreatif untuk menemani warganet yang sedang dilanda kecemasan karena sedang menghadapi pandemi dan sebagian besar tak bisa mudik ke kampung halaman.

“Semoga ini menjadi pelipur lara. Semua orang ambyar karena tak bisa mudik. Tapi, paling tidak kita masih bisa tetap menertawakan kesedihan kita melalui video kreatif kami ini,” kata Anggi.

Editor : Dhimas Ginanjar



Close Ads