alexametrics

Film, Buku, dan Lagu yang Terinspirasi Perjuangan Kartini

21 April 2019, 14:30:12 WIB

JawaPos.com – Beragam hal membelenggu kebebasan perempuan sekitar era 1900-an. Belenggu itu lantas didobrak oleh sosok Raden Ajeng Kartini, sang pejuang emansipasi perempuan.

Kencangnya gema perjuangan R.A. Kartini, ia bahkan sukses menginspirasi banyak orang untuk menciptakan karya-karya. Mulai dari sastra hingga seni seperti lagu dan film. Berikut enam deretan karya anak bangsa yang terinspirasi perjuangan Kartini.

1. Kartini (2017)

Film biografi tokoh emansipasi perempuan Tanah Air, Kartini besutan Hanung Bramantyo ini resmi diluncurkan pada 19 April 2017. Adapun Dian Sastrowardoyo didapuk memberi ‘nyawa’ pada karakter Raden Ajeng Kartini.

Film Kartini berkisah mengenai pergulatan batin Kartini yang melihat sang ibu, Ngasirah jadi pribadi yang ‘terbuang’ di rumah sendiri karena tak berdarah ningrat. Kartini pun berusaha melawan tradisi dengan memperjuangkan kesejahteraan bagi banyak pihak, terutama perempuan.

Film Kartini. Kartini bersama ayahnya, Ario Sosroningrat (duduk). Dukungan dan tentangan orang-orang terdekatnya membuat Kartini mantap berjuang memberdayakan perempuan dan masyarakat. (Legacy pictures for jawa pos)

2. Surat Cinta Untuk Kartini

Film Surat Cinta Untuk Kartini, garapan Azhar Kinoi Lubis itu juga mengisahkan hidup sang pejuang emansipasi. Film yang rilis 2016 itu diproduseri oleh Lukman Sardi dan mendaulat Rania Putrisari sebagai Kartini.

Surat Cinta Untuk Kartini berkisah mengenai Sarwadi yang diperankan oleh Chicco Jerikho, seorang tukang pos pindahan dari Semarang. Saat hari pertama bekerja, duda beranak satu itu tidak menyangka salah satu surat yang diantarkan untuk Kartini. Selain paras ayu, kepedulian Kartini pada rakyat kecil membuat Sarwadi jatuh hati.

3. Habis Gelap Terbitlah Terang

Buku Habis Gelap Terbitlah Terang hadir dalam bahasa Melayu dengan judul awal Door Duisternis Tot Licht pada 1922. Adalah Armijn Pane, salah satu sastrawan pelopor Pujangga Baru yang ambil bagian menerjemahkan surat-surat Kartini dalam buku ini.

Armijn membagi kumpulan surat dalam lima pembahasan berbeda. Ada pun pembagian ini menampilkan fase-fase perubahan pemikiran serta sikap Kartini selama surat-menyurat semasa hidup.

4. Surat-surat Kartini, Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya

Kumpulan surat R.A. Kartini juga sempat diterjemahkan oleh Sulastin Sutrisno dan dibukukan. Buku terjemahan lengkap Door Duisternis Tot Lichtterbit pada 1979.

Buku kumpulan surat hadir dengan tajuk Surat-surat Kartini, Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya. Buku ini menghadirkan kumpulan surat yang ada pada Door Duisternis Tot Licht.

5. Panggil Aku Kartini Saja

Buku lain yang terinspirasi dan merangkum kisah dan perjuangan R.A. Kartini adalah Panggil Aku Kartini Saja karya penulis Pramoedya Ananta Toer.

Pram kemudian mengumpulkan data dari beragam sumber. Buku Panggil Aku Kartini Saja bukan soal perspektif Kartini yang dinikahkan secara paksa tetapi upaya Kartini melawan kekuasaan yang ‘membungkam’ Kartini kala itu.

6. Lagu Ibu Kita Kartini

W.R. Supratman juga terinspirasi sosok Kartini saat menciptakan lagu nasional Ibu Kita Kartini. Setiap liriknya menyuarakan bagaimana keteguhan Kartini sebagai pejuang emansipasi.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Yuliani

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads