alexametrics

Lewat Siasat Jitu, Drive X Danes Rabani Tak Ingin Kalah oleh Keadaan

20 November 2020, 21:58:05 WIB

JawaPos.com – Grup band Drive berkolaborasi dengan musisi muda Danes Rabani meluncurkan single terbaru bertajuk Siasat Jitu. Lewat single ini mereka gelorakan semangat tidak mau malah kalah oleh keadaan.

Sesuai lirik lagunya, single ini memang cocok dirilis di tengah pandemi guna menyamangati orang-orang agar tidak kalah oleh keadaan yang serba terbatas. Pandemi bukan membuat berarti kalah dan menyerah, tapi memaksa masyarakat lebih kreatif lagi dalam bersiasat agar tetap bisa berkarya serta menjalankan aktivitas. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk tetap mewujudkan yang terniat.

Lagu Siasat Jitu diciptakan oleh Bhusdeq, Dygo dan Danes. Awalnya lagu ini hadir atas perbincangan Danes dengan musisi senior Iwan Fals terkait masalah song writing. Ternyata masukan pelantun Bento didengarkan Danes sehingga terlahirlah sebuah karya dalam bentuk lirik.

“Beberapa bulan kemudian lagunya aku perlihatkan ke Om-Om di Drive. Lagu ini pun disempurnakan lagi notasi dan liriknya oleh Om Budi dan Om Dygo. Kemudian kita sepakat untuk menjadikan sebagai single kolaborasi,” kata Danes dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com Jumat (20/11).

Setelah itu mereka kemudian menggelar workshop untuk mempersiapkan semuanya. Setelah itu mereka menjalani rekaman dengan aransemen musiknya dibuat lebih groovy dan terdengar lebih hidup.

Kolaborasi antara Drive dan Danes tidak lah sulit karena mereka sudah saling kenal sebelumnya. Bahkan Drive dan Danes sudah beberapa kali perform bareng dan kolaborasi di sejumlah panggung off-air.

Bukti kedekatan mereka, album pertama Danes dipercayakan kepada Bhusdeq & Dygo sebagai music producer. Sejumlah aktivitas juga sempat dikerjakan bersama. Hal itu membuat para personil Drive dan Danes Rabani sudah seperti keluarga.

Dygo mengatakan usia yang terpaut jauh antara personel Drive dengan Danes menjadi keunikan tersendiri dalam kolaborasi kali ini.

“Ini sebuah kolaborasi yang unik buat gue karena lintas generasi. Kami punya pasar yang berbeda. Danes seorang musisi muda masih belasan tahun, milenial yang sedang berkembang. Sementara Drive, band yang sudah berumur 15 tahun,” kata Dygo sambil tertawa.

Sementara Bhusdeq mengatakan, kolaborasi ini terjadi sejak awal sampai akhir. Drive benar-benar melibatkan Danes dari komposisi hingga proses rekaman. Mereka bekerja sama dari awal sampai akhir supaya ada proses saling mengisi. Drive yang sudah berusia matang tentuperlu mendapat suntikan ide dan masukan baru dari perspektif milenial.

“Ini menarik dan jarang terjadi saya dan Dygo membuat karya dengan pihak di luar Drive, mulai dari pengerjaan awal komposisi.Bukan sekedar rekaman saja,” papar Bhusdeq.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Abdul Rahman



Close Ads