JawaPos Radar

Atasi Krisis Lagu Anak, Lewat Lomba Cipta Lagu Anak 2018

16/04/2018, 20:58 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
Lomba Cipta Lagu Anak 2018
Jumpa pers Lomba Cipta Lagu Anak 2018 di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, Senin (16/4). (Dedi Yondra/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Krisis lagu anak masih terjadi di industri musik tanah air. Belakangan ini, jarang sekali lagu anak muncul ke permukaan. Atas keresahan tersebut, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Miles Films tergerak untuk membangkitkan lagi industri lagu anak. Sinergi ini kemudian melahirkan program Lomba Cipta Lagu Anak 2018.

"Lomba Cipta Lagu Anak adalah inisiatif Bekraf menyambut ajakan Presiden Joko Widodo untuk kembali menggalakkan produksi lagu anak-anak. Harapannya dapat memicu kreatifitas dan produktivitas masyarakat dan pelaku industri musik untuk menghasilkan lagu anak berkualitas," kata Kepala Bekraf, Triawan Munaf saat jumpa pers di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, Senin (16/4).

Bekraf sengaja menggandeng Miles Films untuk Lomba Cipta Lagu Anak karena rumah produksi itu tengah mengerjakan film anak berjudul Kulari Ke Pantai. Medium ini dinilai bisa menarik minat banyak orang untuk menikmati karya-karya anak. Terutama orang tua yang harus menyajikan film ataupun lagu anak sesuai dengan umur buah hati.

"Harus ada gerakan, menggandeng produk yang nyatanya bisa dinikmati sama anak-anak. Salah satunya film, mm yang juga berisi lagu anak-anak," ucap Triawan Munaf.

"Film nggak lepas dari lagu, makanya muncul ide lomba cipta lagu anak," imbuh Mira Lesmana dari Miles Films.

Lomba Cipta Lagu Anak 2018 telah mulai bergulir sejak hari ini. Semua peserta dari seluruh Indonesia bisa ikutan dengan mengirimkan karya berupa mp3 hingga 15 Mei 2018. Lagu yang dibuat harus bertemakan tentang keindahan alam, petualangan, keluarga, persahabatan, dan liburan.

Pemenang Lomba Cipta Lagu Anak 2018 akan ditentukan oleh juri profesional. Mereka adalah Triawan Munaf, Riri Riza, Mira Lesmana, Aksan Sjuman, dan RAN. Karya yang masuk dinilai lewat berbagai kriteria, mulai dari bahasa, lirik, sampai ke musik.

"Tentu saja ada kriteria dalam penilaian, bicara tentang keindahan alam, petualangan, keluarga, persahabatan, dan liburan. Harus utama bahasa Indonesia, boleh ada irisan bahasa daerah," ujar Riri Riza.

"Lagu yang penting anak-anak harus suka dan bisa nyanyiin kembali. Jadi goals-nya itu. Artinya, kriteria untuk bagaimana bisa diterima," lanjut Aksan Sjuman.

Pemenang Lomba Cipta Lagu Anak 2018 akan mendapat hadiah istimewa. Lima lagu finalis nantinya dibawakan oleh para anak-anak pemain film Kulari Ke Pantai. Lagu tersebut juga akan direkam dan dibuatkan ke dalam album kompilasi. Pada akhir lomba akan terpilih dua pemenang, yakni pemenang pilihan publik dan pilihan juri yang akan mendapat total hadiah Rp 100 juta.

(ded/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up