alexametrics

Dear Nathan: Thank You Salma Jadi Penutup Trilogi Dear Nathan

16 Januari 2022, 18:48:11 WIB

Mengingat masalah kekerasan seksual sangat dekat dengan dunianya sebagai generasi muda. ”Ini isu penting yang harus disampaikan. Tapi, kalau ceritanya cuma fokus ke pelecehan seksual terlalu berat ya. Makanya ditaruh di cerita Salma dan Nathan supaya tidak terkesan menggurui,” tutur Erisca.

Kendati demikian, pesan sosial yang diangkat tidak meninggalkan sisi komersial dan fokus cerita film Dear Nathan. Yakni, drama percintaaan Salma dan Nathan yang mampu membuat penonton ikut terbawa perasaan alias baper. ”Tetap ada romance-nya karena itu kan memang treatment-nya Dear Nathan. Jadi, kami tetap jaga itu,” kata produser eksekutif Sunil Soraya.

Tumbuh Bersama Karakter

LIMA tahun sudah cerita Salma dan Nathan mewarnai perfilman tanah air. Film trilogi itu dimulai dengan Dear Nathan (2017), dilanjut Dear Nathan: Hello Salma (2018), dan ditutup Dear Nathan: Thank You Salma (2022). Berikut wawancara dengan para pemainnya.

Bagaimana pertumbuhan karakter di film terakhir ini?

Jefri Nichol: Ada scene saat Nathan bingung mau ambil tindakan apa. Nah pas baca, saya sempat protes kok begini. Setelah dijelasin, oh ternyata Nathan juga butuh pendewasaan karakter di filmnya. Dan akhirnya itu sih yang bikin gue cinta banget sama karakter ini.

Amanda Rawles: Seru sih, senang banget dapat film yang bisa bertumbuh bareng dengan karakternya. Aku kira ceritanya masih di SMA. Ternyata nggak.

Zanna merupakan karakter baru, bagaimana rasanya bergabung di sini?

Indah Permatasari: Pastinya senang karena ini karakter yang aku impikan banget sebetulnya. Isu ini juga sangat dekat sama aku.

Seberapa dekat karakter dalam film dengan kehidupan nyata?

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : shf/c19/ayi

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads