Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juli 2019 | 23.01 WIB

Yupi Ingin Konser Kelulusannya dari JKT48 Dipenuhi Senyuman

Center Tim J Cindy Yuvia akan menggelar konser kelulusan pada Minggu 21 Juli. Dia sudah tujuh tahun bersama JKT48. (Dery Ridwansah/Jawa Pos) - Image

Center Tim J Cindy Yuvia akan menggelar konser kelulusan pada Minggu 21 Juli. Dia sudah tujuh tahun bersama JKT48. (Dery Ridwansah/Jawa Pos)

JawaPos.comFans JKT48 tampaknya harus menyiapkan perasaan ekstra saat menonton konser di SMESCO, Minggu 21 Juli nanti. Sebab, usai bersenang-senang lewat konser tunggal perdana Tim J, malamnya disambung dengan konser kelulusan Cindy Yuvia. Dari konser kelulusan yang sudah-sudah, selalu ada air mata member yang membuat fans terenyuh.

Meski Cindy Yuvia (Yupi) mengatakan bahwa konsernya bakal banyak senyum, itu tak menjamin apa-apa. Sebab, ada romantisme tujuh tahun bersama JKT48 yang bakal dilepasnya. ’’Graduation itu harusnya senang karena akan berusaha menggapai mimpi yang lebih besar. Tapi sedih juga meninggalkan JKT48. Bakal banyak yang dikangenin,’’ tutur Yupi di redaksi Jawa Pos Jakarta, Jumat (23/7).

Ditanya soal tema pertunjukan kelulusan, Yupi menyerahkan sepenuhnya ke manajemen. Yang pasti, dia ingin lulus dengan menyanyikan lagu-lagu yang memiliki makna baginya. Center Tim J itu ingin saat para fans menonton show kelulusannya akan bergumam: wah aku kangen banget Yupi bawain lagu ini.

’’Aku sampai bingung milih lagunya. Ingin bawain semua. Masing-masing lagu ada makna semua. Tapi kalau semua dibawain, (pertunjukan kelulusan) akan selesai besoknya,’’ ucapnya.

Beberapa member punya lagu kelulusan. Seperti Haruka dengan Yume no Kawa (Sungai Impian) atau Melody dengan Kimi wa Melody (Dirimu, Melody). Bagaimana dengan Yupi? Dia memilih untuk tidak memberitahu. Tetapi, dia menjawab dengan kata yang dibarengi tawa mencurigakan.

’’Aduh, aku lupa ingatan. Nggak tahu,’’ kata Yupi. Kapten Tim J Gabriela Margareth Warouw (Gaby) yang berada di sampingnya juga tidak menjawab. Dia hanya memberikan sedikit petunjuk. ’’Momen spesial harusnya ada yang spesial sih,’’ tambah Gaby.

Setelah pertunjukan kelulusan, Yupi menyisakan pertunjukan teater terakhir. Setelah itu, dia benar-benar menanggalkan status sebagai member JKT48. Yupi belum tahu, apakah setelah ini bakal masuk ke manajemen JKT48 mengikuti jejak Melody, Kinal, dan Shania. Begitu juga saat ditanya apakah menjajaki karir atau tetap di dunia hiburan.

’’Aku ingin coba hal-hal lain,’’ terang Yupi. Dia mantap untuk menjejakkan kaki di luar JKT48 karena sudah punya modal besar. Di JKT48 disebutnya tak hanya menari dan menyanyi untuk menghibur. Di JKT48 ditanamkan tanggung jawab besar, dilatih mental, dan kebersamaan. Dia juga mengaku jadi lebih dewasa.

Gaby sempat menggoda Yupi. Katanya, bakal aneh melihat Yupi kerja kantoran. Apalagi, melihat Yupi yang imut. ’’Bisa-bisa, orang ke kantor bukan untuk bekerja. Tapi malah untuk melihat Yupi,’’ godanya disambut tawa Yupi. ’’Bagus dong, jadi aku bikin orang tambah semangat ke kantor,’’ balas Yupi.

Mengajukan Graduate Sebelum Jadi Center

Salah satu momen terbesar Yupi di JKT48 adalah menjadi nomor satu di senbatsu sousenkyo (SSK) atau yang lebih mudahnya disebut sebagai pemilu ala JKT48. Pada gelaran SSK 2018 di Jogjakarta, dia berhasil menjadi yang nomor satu. Saat itu, Yupi mengalahkan Shani yang menjadi nomor satu pada SSK 2017.

Ternyata, Yupi sudah menyampaikan ke manajemen untuk lulus sebelum dia tahu hasil SSK 2018. Keinginannya untuk lulus tidak lantas membuat Yupi kehilangan gairah mengikuti kegiatan Bersama JKT48. Itulah kenapa, fans masih melihat Yupi di berbagai event. Hingga pada pengumuman SSK, Yupi ternyata menjadi nomor 1.

’’Waktu itu aku happy banget. Aku tahu bagaimana fans aku berusaha. Banyak fans yang sayang sama aku,’’ kenangnya. Namun, keputusan untuk lulus sudah bulat.

Tidak mudah untuk menyampaikan ke manajemen dan mengumumkannya ke fans terkait keputusannya untuk lulus dari JKT48. Katanya, dia sudah mengalami fase-fase galau. Nangis di malam hari, pusing, sampai stres. ’’Banyak drama. Aku orangnya tertutup. Aku nangis sambil peluk guling,’’ ungkapnya.

Yupi sempat berpikir, apa ini keputusan yang terbaik. Dia harus memilih, tetap di JKT48 saat posisinya bagus, atau menunggu nanti. Tetapi, lulus saat berada di posisi bagus juga ada sisi positifnya. ’’Supaya orang ingat aku, dan mengenang aku. Ini waktunya aku untuk mundur perlahan,’’ putusnya saat itu.

Menjadi nomor 1 di SSK benar-benar membuat senang. Dia dapat lagu solo dan photobook. Sesuatu yang berbeda. Bahkan, tantangan untuk menyanyi solo tetap dia terima dan dijalankan dengan baik meski sudah memutuskan untuk lulus. Apakah Yupi akan menyanyi solo setelah ini? ’’Aku belum tahu,’’ tutupnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore