JawaPos Radar

Rasis dan Lecehkan Seksualitas, 'YG Future Strategy Office' Dikritik

12/10/2018, 09:10 WIB | Editor: Deti Mega Purnamasari
Rasis dan Lecehkan Seksualitas, 'YG Future Strategy Office' Dikritik
potongan gambar komedi situasi YG Future Strategy Office (Soompi)
Share this

JawaPos.com - Komedi situasi garapan YG Entertainment, YG Future Startegy Office menuai kritikan karena adegan-adegan rasisme dan pelecehan seksual didalamnya yang dibuat menjadi lelucon.

Acara yang dibintangi Seungri Bigbang sebagai pemeran utama ini disutradarai oleh Park Joon Soo yang juga memproduksi serial The God of Music. Komedi situasi ini bercerita tentang Seungri yang mencoba kembali memperbaiki hubungannya dengan Yang Hyun Suk (CEO YG Entertainment) setelah terdegradasi dan bekerja di Future Strategy Office.

Melansir Soompi, pada Kamis (11/10), media hiburan di Tiongkok, Sina melaporkan bahwa acara tersebut menayangkan adegan yang meremehkan negara mereka.

Rasis dan Lecehkan Seksualitas, 'YG Future Strategy Office' Dikritik
potongan adegan kontroversial di YG Future Strategy Office (Soompi)

Salah satu adegan yang dikritik adalah dihapusnya pantai tenggara Tiongkok yang dari peta yang ditayangkan di adegan tersebut. Kemudian adapula adegan seorang penjaga keamanan Korea yang mengenakan pakaian tradisional Dinasti Qing yang mengatakan 'aku adalah babi' dalam bahasa Tiongkok setelah ditangkap.

Tak terima dengan hal tersebut, banyak penggemar dari negeri tersebut mengkritik dan menyuarakan pendapat mereka melalui akun Instagram Yang Hyun Suk.

Tidak hanya itu, mereka juga meluapkan kemarahannya di akun Weibo dan mengkritik YG Entertainment serta YG Future Strategy Office. Mereka menuntut permintaan maaf dari Yang Hyun Suk.

Menanggapi kritikan tersebut, Yang Hyun Suk pun merespons dan menyampaikan permohonan maafnya kepada para penggemar Tiongkok melalui akun Instagram-nya.

"Kami dengan tulus memohon maaf kepada penggemar Tiongkok. Kami telah memberitahu staf produksi untuk memperbaiki dan menghapus adegan yang dimaksud. Kami akan lebih berhati-hati di masa depan," katanya.

Adegan-adegan yang dikritik itu pun sedianya bukan satu-satunya adegan bermasalah yang dipertanyakan oleh para pemirsa. Banyak pemirsa yang menemukan bahwa komedi situasi itu telah melewati batas, terutama dengan mengejek selebriti lain hingga pelecehan seksual.

Contohnya adalah adegan seorang laki-laki yang membuka pakaiannya ketika meminta tanda tangan para member Blackpink, kalimat dalam sebuah grafiti yang berbunyi 'Eun Ji Won XXX', serta adegan Seungri yang memberi hadiah Winner celana dalam dengan gambar wajahnya.

Adegan lainnya, ketika kunjungan ke asrama iKON, seorang karyawan perempuan salah mengira pria yang yang tidur di sofa sebagai anggota iKON dan mengambil gambar yang kurang sopan. Ketika Seungri bertanya padanya, ia menjawab dengan kalimat yang kurang sopan pula.

Tidak hanya itu, adapula adegan seorang investor asing yang tengah mabuk dan mengatakan sesuatu yang tidak senonoh kepada model pemula dari YG. Ketika model itu menolak, Seungri malah memaksanya. Bahkan adegan tersebut dilanjutkan dengan adegan karyawan YG lain menangkap dan melepas pakaian sang model secara paksa walaupun ia sudah menolaknya.

Komedi situasi ini juga berulang kali menunjukkan foto Seungri dengan skandal masa lalunya. Foto tersebut juga pernah diterbitkan oleh media Jepang setelah seorang wanita mengklaim bahwa ia menghabiskan waktu bersamanya dan mengambil foto tersebut tanpa sepengetahuannya saat ia tidur.

Meskipun hal tersebut merusak citra member termuda Bigbang itu dan saat itu ia merupakan korban, namun acara komedi situasi ini sangat sering menunjukkan foto tersebut dan mengolok-olok situasi dengan menyebut bahwa Seungri seperti bayi malaikat saat tertidur.

Acara yang ditayangkan di Netflix pada 5 Oktober lalu ini terus-menerus membuat banyak kontroversi seputar artis-artisnya. Jika dianggap akan membersihkan kontroversi yang pernah ada di para artisnya dengan cara seperti itu, akan tetapi apa yang dilakukan seolah membuka lebih dalam dan hanya akan menambah kontroversi.

(dmp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up