Tim Akustik Jadi Pembuktian JKT48 Tak Hanya Bisa Nyanyi Bareng-Bareng

12/09/2018, 13:58 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
Dari kiri: Nadila, Sisca, Rona, dan Aurel di perayaan ulang tahun pertama JKT48 Acoustic. (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)
Share this image

JawaPos.com – Grup idola JKT48 dikenal punya banyak member. Sampai saat ini saja, total membernya ada 60 gadis. Tidak semua berhasil dikenal publik karena yang terpilih untuk setiap perform hanya 16 orang. Namun, setahun belakangan ini ada yang mencuri perhatian. Namanya: JKT48 Acoustic.

Tim acoustic adalah sub unit dari JKT48. Berisikan empat member saja yakni Nadila Cindy Wantari, Ni Made Ayu Vania Aurellia, Rona Anggreani dan Francisca Saraswati. Sesuai namanya, mereka memainkan musik secara akustik. Tidak seperti penampilan JKT48 yang bernuansa J-Pop.

Lagu yang dimainkan juga lebih terbuka. Tidak eksklusif menyanyikan lagu milik JKT48 saja. Lantaran membawakan lagu secara akustik, setiap penampilannya menuntut mereka untuk bernyanyi secara live. Itulah kenapa, kualitas suara keempat member itu yang menjadi taruhannya.

Selama setahun ini, JKT48 acoustic bisa dibilang lulus dari ujian itu. Suara Nadila, Aurel, Sisca, dan Rona tidak memalukan. Dibuktikan tidak hanya dari eksistensi. Tetapi, juga dari berbagai job yang didapat. Nah, semalam, Selasa (11/9) mereka makin menegaskan posisi vital JKT48 Acoustic.

Bertempat di JKT48 Teater yang berada di mal FX Sudirman, JKT48 Acoustic merayakan ulang tahun pertamanya. Perjalanan mereka membuat project iseng melakukan cover lagu, hingga akhirnya diresmikan sebagai sub unit JKT48 ditampilkan dalam pertunjukan selama dua jam.

Dari kiri: Sisca, Nadila, Aurel dan Rona bersiap meniup kue ulang tahun perayaan 1 tahun JKT48 Acoustic (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)

Aransemen lagu-lagu JKT48 yang menghentak dengan nada khas J-Pop diubah menjadi lebih slow. Makin asyik di dengar. Apalagi, masing-masing member punya suara yang khas. ’’Akustik punya misi untuk menyebarluaskan musik JKT48 ke orang awam. Kami pikir, dengan akustik lebih bisa diterima karena mengikuti selera orang Indonesia yang lebih suka musik slow,’’ ujar Nadila.

Tidak hanya kemampuan menyanyi secara akustik dan memainkan gitar. Nadila, Aurel, Sisca, dan Rona juga menunjukkan kemampuan suaranya dengan bernyanyi solo. Dipadu dengan busana yang anggun, Rona menyanyikan Fight Song milik Rachel Platten. Nadila memilih  All I Want yang dipopulerkan Kodaline. Lalu, Aurel menyanyikan lagu lama Britney Spears berjudul Everytime. Lantas, ditutup dengan penampilan apik Sisca yang menyanyikan A Million Dreams dari OST The Greatest Showman.

Usai pertunjukan ulang tahun JKT48 Acoustic, Sisca mengatakan kalau mereka juga punya misi untuk mengubah pandangan orang. Bahwa member JKT48 tidak hanya bisa bernyanyi secara kelompok. Masing-masing member JKT48 itu punya bakat yang tidak bisa dianggap sebelah mata.

’’JKT48 bukan hanya bisa bernyanyi dan menari secara banyak orang. Di sini banyak member berbakat. JKT48 itu bisa bermain musik beneran,’’ kata Sisca.

Dari kiri: Rona, Aurel, Nadila, dan Sisca usai perayaan 1 tahun JKT48 Acoustic (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)

Nah, bakat itulah yang seharusnya bisa dijadikan sarana untuk go public. Keempat member itu menjadi saksi kerasnya persaingan di JKT48. Tidak semua member bisa menjadi populer. Nadila, Aurel, Sisca, dan Rona adalah contoh member yang kurang beruntung karena jarang terpilih untuk menyanyikan single JKT48.

Bahkan, Rona yang awal muncul sebagai generasi kedua JKT48 kerap berada di depan, kini makin ke belakang. Namun, mereka tidak menyerah. Punya bakat menyanyi dan bermain musik menjadi sarana untuk mencuri perhatian penggemar.

’’Nggak semua member dianggap ada oleh fans. Kita yang harus berusaha nunjukin apa yang kita bisa. Kalau manajemen nggak nge-push, kita harus berusaha sendiri,’’ tegas Rona.

Nadila di pertunjukan ulang tahun pertama JKT48 Acoustic. (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)

Sisca juga demikian, meski memiliki suara yang bagus dan mendapat kesempatan bernyanyi solo, tidak serta merta membuatnya menjadi member populer di JKT48. Melalui JKT48 Acoustic, fans bisa melihat karya mereka. ’’Sekarang, mereka melihat dari karya kita,’’ tuturnya.

Nadila yang dipercaya sebagai leader dari JKT48 Acoustic menambahkan, penting bagi member untuk mengeluarkan bakatnya. Menurutnya, kalau member tidak melakukan apapun akan kalah dari member-member yang terkenal. ’’Jangan nunggu orang lain memberikan kesempatan atau kekuatan. Kita harus membuat kesempatan itu sendiri,’’ kata Nadila.

Sementara Aurel, memastikan jika keberhasilan selama setahun tidak membuat mereka berpuas diri. Ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan supaya JKT48 Acoustic makin keren. Sebab, dia memastikan tim akustik tidak akan berpuas diri sampai di titik ini. ’’Teknik bermain gitar misalnya,’’ katanya.

Tekat kuat mereka untuk menjadi terlihat juga membuahkan hasil positif. Salah satunya, berhasil membuat lagu yang ditulis sendiri. Lagu berjudul Lantang mereka nyanyikan di hadapan fans dan mendapat sambutan meriah karena catchy di telinga.

(dim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi