alexametrics

Angga Yunanda-Adhisty Zara Lega Melihat Reaksi Penonton Film Mariposa

12 Maret 2020, 10:54:04 WIB

JawaPos.com – Film Mariposa untuk pertama kalinya digelar dalam acara screening dan jumpa pers di bilangan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Rabu (11/3) kemarin. Selain awak media, ratusan anak-anak remaja juga ikut nonton bareng dengan para pemainnya.

Dua aktor utama Mariposa, Angga Yunanda dan Adhisty Zara mengatakan bahwa mereka sempat deg-degan sebelum acara nobar (nonton bareng) dimulai. Mereka khawatir film yang mereka bintangi tidak sesuai dengan harapan penonton. Namun Angga- Zara lega setelah melihat reaksi para penonton yang antusias.

“Awalnya sebelum nonton deg-degan banget karena mikirin reaksi teman-teman yang nonton untuk pertama kali. Tapi sekarang lega karena bisa lihat teman-teman ketawa. Jadi kita merasa nggak ada beban lagi,” kata Angga Yunanda.

Adhisty Zara mengatakan dirinya cukup puas dengan film Mariposa. Dia yang sempat menonton filmnya saat masih mentah, merasa semakin terpukau usai menonton film itu kemarin. “Aku puas banget dengan hasilnya. Aku sudah nonton waktu sebelum diedit. Setelah melalui proses editing aku semakin puas,”ucap Zara.

Proses syuting film Mariposa sendiri disebut berlangsung cukup menyenangkan. Meski begitu, para pemainnya tetap dituntut untuk berakting secara sempurna. Fajar Bustomi selaku sutradara memaksa para pemainnya seperti Angga, Zara dan yang lainnya, untuk berakting lebih sempurna. Apalagi dia tahu film ini pasti akan dibanding-bandingkan oleh penonton dengan film yang juga mengangkat genre dan cerita anak-anak remaja.

Fajar Bustomi bersyukur rumah poduksi pembuat film Mariposa memberikan keleluasaan kepada dirinya untuk menjalani syuting. Dia pun tidak perlu berpikir berapa lama proses syuting berlangsung. Sehingga Fajar dapat memberikan energi terbaiknya untuk film Mariposa.

“Proses syutingnya sangat menyenangkan. Kita tidak perlu terburu-buru dikejar waktu. Bersyukur sekali kita diberikan kelelusaan,” kata Fajar Bustomi.

Chand Parwez selaku produser mengatakan kalau dirinya sengaja memberikan keleluasaan kepada sutradara untuk menggarap film ini bukan tanpa alasan. Dia menginginkan hasil terbaik sehingga dapat memberikan suguhan tontonan bagus dan berkualitas untuk para penonton Indonesia.

“Dua production house Starvision dan Falcon berkolaborasi dengan tujuan untuk memberikan yang terbaik buat penonton film Indonesia,” akunya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Abdul Rahman

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads