alexametrics

Go Internasional, Falcon Picture Gabung ke Globalgate Entertainment

12 Februari 2020, 16:36:53 WIB

JawaPos.com – Falcon Pictures secara resmi bergabung ke dalam jaringan konsorsium mitra Globalgate Entertainment. Hal itu semakin mengukuhkan kalau rumah produksi ini termasuk salah satu perusahaan yang leading di industri hiburan Tanah Air.

Falcon Pictures diketahui sudah menghasilkan sejumlah karya terlaris sepanjang masa. Seperti film Warkop DKI Reborn 1, Dilan 1990, dan Dilan 1991. Bahkan, dalam beberapa tahun belakangan, Falcon Pictures menguasai 25 persen film box office lokal di Indonesia dan telah merilis banyak film sukses.

Falcon Picture sampai sekarang sudah memiliki lebih dari 300 karya film. Beberapa film garapan rumah produksi Falcon Pictures adalah Bumi Manusia, Comic 8, Si Doel The Movie, Warkop DKI Reborn 2, My Stupid Boss, Teman Tapi Menikah, dan yang lainnya. Selain aktif di dunia perfilman, Falcon juga aktif di bidang musik, penerbitan, media digital dan pendidikan.

Bergabungnya Falcon Pictures ke dalam konsorsium jaringan Globalgate disambut gembira oleh H.B. Naveen selaku Direktur Eksekutif yang juga pendiri dari rumah produksi Falcon Pictures. Dia berharap konten-konten yang digarap pihaknya dapat dinikmati publik di dunia internasional.

“Falcon antusias menjadi bagian dari jaringan kreatif ini. Dengan terkoneksi kepada para pemikir yang hebat dan pengisah yang indah, Falcon berharap meningkatkan output kontennya di Indonesia dan menyebarkan cerita-ceritanya ke seluruh dunia. Kami semua di Falcon dengan tulus berterima kasih kepada William dan Globalgate atas kemitraan ini.” kata H.B. Naveen dalam rilis pers yang diterima JawaPos.com, (Rabu12/2).

Sementara itu, William Pfeiffer selaku Presiden Eksekutif dan salah satu pendiri Globalgate menilai, Indonesia termasuk negara yang industri kreatifnya, khususnya di bidang perfilman, memiliki pertumbuhan yang sangat pesat. Indonesia setidaknya dapat memproduksi lebih dari 130 film layar lebar setiap tahunnya. Sementara pangsa pasar film Indonesia naik menjadi 38 persen.

Falcon Pictures sengaja dipilih Globalgate untuk masuk ke dalam jaringannya bukan tanpa alasan. Falcon dinilai termasuk rumah produksi terbaik di Indonesia dengan konten-konten yang berkualitas.

“Indonesia memiliki industri media yang berkembang pesat. Dan Falcon Pictures, dengan tingkat pertumbuhannya yang tidak tertandingi, berdiri kokoh di tengah itu semua,” kata William Pfeiffer.

William juga berharap bergabungnya Falcon Pictures ke dalam jaringannya dapat memperluas kiprah Globalgate di Asia Tenggara. “Sambil terus bekerja sama erat dengan mitra konsorsium kami di seluruh dunia,” lanjutnya.

Globalgate Entertainment adalah produser dan pemodal film layar lebar dalam bahasa lokal. Pemilik konsorsium global yang bermitra dengan para produsen dan distributor terkemuka di berbagai wilayah kunci dan berkembang. Mitra konsorsium Globalgate antata lain Lionsgate (AS/Inggris/Kanada), Televisa (Amerika Latin), TF1 (Prancis), Nordisk (Skandinavia), Kadokawa (Jepang), Lotte (Korea), Tobis (Jerman), Rai (Italia), TME (Turki), Belga Filmes (Belgia, Belanda, Luksemburg), ParisFilmes (Brasil), CineColombia/Dynamo (Kolombia) dan Viva Communications (Filipina).

Falcon Pictures (Indonesia) kini masuk ke dalam konsorsium ke-14 Globalgate.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Abdul Rahman


Close Ads