JawaPos Radar | Iklan Jitu

Rayakan Hari Kemerdekaan, Bekraf Gelar ICINC di New York

11 Agustus 2017, 10:18:54 WIB
Rayakan Hari Kemerdekaan, Bekraf Gelar ICINC di New York
Jumpa pers jelang Indonesian Creative Incorporated (ICINC). (Istimewa for JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Perayaan ulang tahun Kemerdekaan Indonesia ke-72 di Amerika tahun ini akan terasa berbeda. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerjasama dengan KJRI New York menggelar berbagai acara yang terangkum dalam Indonesian Creative Incorporated (ICINC) New York mulai 17 hingga 26 Agustus 2017.

Setelah melakukan upacara bendera pada tanggal 17 Agustus di KJRI New York, Bekraf menggandeng Indonesian Film Forum (IFF) New York dan New York Film Academy (NYFA) akan menyelenggarakan Indonesian Film Festival di New York.

Tujuan, mempromosikan film Indonesia dan memperkenalkan potensi lokasi pembuatan film di sini. Acara diadakan selama 3 hari dan diisi dengan program pemutaran beberapa film pendek, animasi dan film cerita panjang, promosi lokasi pembuatan film di Indonesia, dan workshop.

Sejumlah film yang nantinya diputar di Indonesia Film Festival ini yakni film Salawaku, Aisyah, Beta Maluku Cahaya dari Timur, Bulan di atas Kuburan, dan Siti.

"Kegiatan ICINC New York 2017 selain ditujukan untuk memasarkan produk kreatif ke pasar global, juga untuk memperingati Treaty of Breda yang merupakan sejarah pertukaran pulau Banda dengan Manhattan 350 tahun yang lalu,” kata Direktur Pemasaran Luar Negeri Bekraf Bonifasius Pudjianto, Kamis (10/8).

Dalam acara IFF ditayangkan juga thriller dari film Banda The Dark Forgotten Trail. Untuk diketahui pada abad pertengahan, segenggam pala di pasar Eropa dianggap lebih berharga dari sepeti emas. Hal ini yang membawa Eropa ke dalam perburuan menemukan pulau-pulau penghasil rempah. Perseteruan bangsa-bangsa terjadi akibat rempah-rempah. Kepulauan Banda yang saat itu menjadi satu-satunya tempat pohon-pohon pala tumbuh menjadi kawasan yang paling diperebutkan.

Kepulauan Banda diperebutkan oleh Belanda dan Inggris, yang mengakibatkan banyaknya pertumpahan darah. Pada akhirnya Belanda bahkan rela melepas Nieuw Amsterdam (Manhattan, New York) agar bisa mengusir Inggris dari kepulauan Banda yang dahulu dikenal sebagai pulau Run.

Perhelatan IFF ini juga mewadahi diskusi dengan Commisioner for Media & Entertainment New York. Tugas dan fungsi NYC Media & Entertainment untuk mempromosikan New York City sebagai pusat untuk berkembang kreativitas, mengeluarkan izin untuk produksi film pada properti publik, dan memfasilitasi produksi di seluruh lima wilayah. Selain itu juga direncanakan animation screening dan Pinot’s workshop bersama Pinot W. Ichwandardi.

Selaibln IFF, pada 20 Agustus juga berlangsung pameran dagang New York Now (NY Now). Acara ini diklasifikasikan sebagai pameran internasional yang mengkhususkan diri dalam menampilkan produk-produk dari subsektor kriya yang masuk kedalam kategori gift, home decor, dan furniture.

Umumnya barang-barang yang dipamerkan pada NY Now memiliki desain yang modern dan kontemporer. Packaging yang dipergunakan juga mencerminkan trend masa kini yaitu streamlined, minimalis, bahan baku yang ramah lingkungan, dan dalam melakukan aktivitas produksi pihak produsen turut melibatkan masyarakat lokal.

Diperkirakan lantai pameran akan dibanjiri 24.000 industri retail dan 400 media akan meliput kegiatan NY Now. Pada perhelatan tahun ini, Bekraf akan memfasilitasi kehadiran 8 (delapan) merek produk ekonomi kreatif yaitu: (1) Braow Goods; (2) Djalin; (3) Indo Risakti; (4) Jamooga; (5) Jenggala; (6) Kayou; (7) Maharanicraft; dan (8) Sepiring Indonesia. Ke delapan merek tersebut dijaring melalui metode open call dengan total produk yang mendaftar sebanyak 130 (seratus tiga puluh produk).

Rangkaian ICINC New York ini bakal diakhiri dengan Indonesia Street Festival (ISF) yang ke-3, bertempat di 68th Street antara 5th Avenue dan Madison Avenue. ISF akan menampilkan pentas seni dan 20 vendor kuliner yang akan menyajikan berbagai jenis makanan khas Indonesia.

Editor           : Mochamad Nur
Reporter      : (ded/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini