JawaPos Radar

Laris Manis! Wow, Ini Keuntungan yang Diraup dari Film Dilan 1990

11/02/2018, 13:01 WIB | Editor: Mochamad Nur
Laris Manis! Wow, Ini Keuntungan yang Diraup dari Film Dilan 1990
Adhisty Zara memerankan Disa dan Iqbaal Ramadhan berperan sebagai Dilan (Instagram Film_Dilan1990)
Share this image

Jawapos.com - Film Dilan 1990 yang berkisah tentang cinta masa SMA berhasil menghipnotis penonton Indonesia bukan hanya dari kalangan remaja, tapi juga kalangan yang sudah meninggalkan masa SMA sejak belasan tahun lalu.

"Insya Allah siang jam 1 nanti (Minggu 11 Februari 2018) sudah 5 juta penonton," kata Ody Mulya Hidayat, Produser Max Pictures Indonesia yang memproduseri film Dilan 1990, kepada Jawapos.com, di Jakarta, Minggu (11/2).

Angka lima juta penonton dalam waktu yang belum sampai sebulan ditayangkan, bukanlah jumlah yang biasa bagi penonton bioskop yang ada di Indonesia.

Dikutip Jawapos.com dari situs Filmindonesia.or.id, jumlah perolehan penonton film Indonesia terbanyak terakhir jatuh pada Pengabdi Setan pada 2017 lalu dengan perolehan 4,2 juta penonton.

Sedangkan, jika dirunut sejak tahun 2008, Film Warkop DKI Reborn berhasil mencapai puncak tertinggi perolehan penonton yang mencapai angka 6,8 juta penonton.

Laris manisnya film yang diangkat dari novel best seller karya Pidi Baiq ini tentu mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi pembesutnya.

Ody menuturkan, pihaknya menggelontorkan dana senilai Rp 15 miliar untuk memproduksi film Dilan. Dengan porsi promosi lebih banyak dari biaya produksi.

Jika produsen mendapat jatah Rp 15 ribu per penonton, dengan jumlah penonton yang mencapai lima juta, berarti Max Picture sudah meraup Rp 75 miliar. Artinya, Max Pictures sudah untung Rp 60 miliar.

Ody mengaku film ini merupakan yang paling laris dari film yang pernah diproduksi sebelumnya.

"Dari semua film Max Pictures (Dilan) ini paling laris,(paling laris) kemarin cuma capai satu juta penonton yaitu film bulan terbelah di langit Amerika," tuturnya.

Adapun, kata Ody, keuntungan dari film Dilan 1990 ini rencananya akan digunakan untuk memproduksi film berikutnya. Dimana rumah produksinya bakal menelurkan delapan film lagi sepanjang tahun 2018.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up