alexametrics

Film Imperfect Sarat Pesan Positif

10 Desember 2019, 23:05:29 WIB

JawaPos.com – Produser film ‘Imperfect: Karir, Cinta, dan Timbangan’ Chand Parwez mengaku sangat tersentuh ketika menonton film yang disutradarai Ernest Prakasa itu. Film yang rencananya tayang 19 Desember itu bahkan membuatnya meneteskan air mata.

“Ini pertama kalinya duduk dengan penonton. Jujur saya mengeluarkan air mata. Saya jujur saja, sejak kecil saya memang suka nonton film dan karakter saya juga banyak dipengaruhi oleh film-film yang saya tonton,” aku Parwez saat screening dan jumpa pers, di bilangan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (10/12).

Produser dari rumah produksi Starvision itu menilai film Imperfect sarat akan nilai-nilai positif. Menurutnya, film yang dibintangi Jessica Mila dan Reza Rahadian itu cocok ditonton oleh semua anggota keluarga dari berbagai lapisan usia.

“Film ini menjadi sangat berharga, sangat bermanfaat karena penuh degan nilai dan pesan positif. Film ini lebih dari sekadar hiburan, ada pesan-pesan positif di dalamnya,” ungkap Parwez.

Jessica Mila yang berperan sebagai Rara di film ini sempat terkejut saat diminta untuk menaikkan berat badan hingga 10 kilogram (kg) oleh Ernest Prakasa. Dia pun penasaran film apa yang akan dibuat Ernest. Setelah mendapatkan informasi yang cukup, Mila, sapaan akrabnya, akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran film ini.

“Pertama kali ditawarin, mau enggak naikin berat badan sampai 10 kg? Memang ceritanya gimana? Pesannya apa?” tanya Mila ketika pertama kali ditawari bermain film Imperfect.

Mila yang selama ini sangat sensitif jika berurusan dengan berat badan akhirnya mau menerima tawaran main film Imperfect setelah mendapat penjelasan. Setuju dengan pesan yang ingin disampaikan film ini, ia pun mau menerima tantangan menaikkan berat badan.

“Aku paling khawatir kalau soal berat badan naik. Main di film ini kayak ketampar sendiri gitu lho. Aku setuju sekali sama value dari film ini. Seharusnya kita bukan dilihat dari penampilan luarnya saja,” terang Mila.

Sementara itu, Ernest Prakasa mengatakan selama menggarap sejumlah film selama berkarir sebagai sutradara, film Imperfect yang paling membuatnya stres. Dia harus memikirkan secara detail proses transformasi Rara sebaik mungkin, sehingga dapat memberikan kesan mendalam bagi para penonton.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Abdul Rahman


Close Ads