alexametrics

Christian Sugiono- Luna Maya Kembali Jadi Suami-Istri di Rumah Kentang

9 November 2019, 13:23:07 WIB

JawaPos.com – Christian Sugiono dan Luna Maya sempat menjadi suami-istri di film horor Sabrina yang tayang pada pertengahan tahun 2018 lalu. Kini di film terbaru mereka, Rumah Kentang: The Beginning, keduanya kembali menjadi pasutri.

Christian menganggap hal itu sebagai sebuah tantangan tersendiri bagi dirinya dan Luna. Karena walau bagaimana pun juga, suami-istri yang diperlihatkan di film Rumah Kentang: The Beginning harus berbeda dari film Sabrina.

“Tentunya chemistry sudah ada, sudah nggak canggung lagi. Challenge-nya adalah, setahun yang lalu di film Sabrina kami juga sebagai suami-istri, itu menjadi tantangan karena kami harus membuat di film ini supaya nggak sama. Kami coba yang berbeda,” ucap Christian.

Luna menambahkan bahwa selain harus memberikan sesuatu yang berbeda meski perannya sama-sama menjadi suami-istri, cerita yang sama sekali berbeda membuat ia dan Christian lebih mudah untuk memberikan warna baru di film Rumah Kentang: The Beginning.

“Dari ceritanya sudah beda, karakternya juga beda. Karena yang lalu kan kami berdua kontra. Tapi sekarang kami berdua satu tim banget nih. Dia nggak percaya, aku juga nggak percaya. Dia percaya, aku juga percaya,” paparnya.

Baik Luna maupun Christian kompak mengatakan bahwa sutradara Rizal Mantovani memberikan arahan yang nyaman selama proses syuting berlangsung. Rizal termasuk sutradara tidak egois karena mau mendengarkan masukan dari pemain untuk dapat menghasilkan sebuah karya yang bagus.

Film Rumah Kentang: The Beginning digarap oleh sutradara Rizal Mantovani. Film ini bercerita tentang tentang pasangan suami- istri bernama Adrian (Christian Sugiono) dan Sophie (Luna Maya) yang memproduksi novel genre horor. Namun sayangnya novel yang mereka produksi ditinggalkan oleh pembacanya.

Adrian dan Sofie lantas ditantang oleh penerbit untuk memproduksi novel dari pengalaman pribadi. Untuk menulis novel terbaru, Adrian mengajak Sophie untuk tinggal di sebuah rumah yang sudah lama ditinggalkan. Keduanya tidak menyangka bahwa rumah didatangi adalah rumah angker yang siap meneror mereka.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Abdul Rahman



Close Ads