alexametrics

Bernostalgia dengan Lagu-Lagu Lawas Padi

9 November 2019, 13:48:47 WIB

JawaPos.com – Grup musik asal Surabaya yang melegenda, Padi Reborn, selalu mempunyai tempat di hati arek-arek Kota Pahlawan. Kamis malam (7/11), grup musik yang beranggota Piyu, Fadly, Ari, Rindra, dan Yoyo hadir di panggung Festival Syariah Indonesia di lapangan parkir Grand City Convention Center. Dengan membawakan 11 lagu andalan, Padi berhasil membuat suasana era 1999–2000-an kembali.

’’Hari ini hari Selasa,’’ ujar Piyu ngelantur. Padahal, hari itu adalah Kamis. ’’Buat saya, semua hari adalah hari Selasa. Soalnya, ketika saya bersama kalian, dunia Selasa milik berdua,’’ katanya, lantas tersenyum puas. Meski terdengar receh, gombalan tersebut berhasil membuat para Sobat Padi histeris. ’’Atau kalau enggak gitu, hari ini adalah hari Sabtu. Soalnya, kamu adalah Sabtu-Sabtu-nya yang mengerti aku,’’ ucap gitaris Padi itu tetap dengan gombalannya.

Gombalan tersebut menjadi pembuka lagu Kau Malaikatku. Yang menarik, dalam konser malam itu, mereka membawakan lagu Insha Allah versi Maher Zain feat Fadly. ’’Jarang banget kami mainin lagu ini di konser Padi. Kalau ini, biasa dimainin waktu Ramadan. Tapi, kali ini saya ingin nyanyi bareng arek-arek Suroboyo,’’ terang Fadly.

Suasana konser pun berubah menjadi mirip-mirip suasana malam Ramadan. Apalagi, para Sobat Padi semangat melantunkan lagu religi tersebut. Setelah lagu itu, Piyu membawakan lagu Harmoni dengan aksi solonya. Disusul Kasih Tak Sampai yang sempat menjadi lagu kebangsaan para jomlo. ’’Lagu ini dipersembahkan untuk semua yang punya kenangan,’’ tuturnya sebelum menyanyikan lagu tersebut.

Saat memasuki bagian reffrain, para penonton kompak menyalakan flashlight di ponsel masing-masing. Suasana mellow pun makin kuat meski bukan malam Minggu. Sukses membuat para penonton baper alias terbawa perasaan, Padi menutup aksi panggung dengan lagu Sobat yang bersemangat. Terlebih, Piyu memasang kembang api di ujung gitarnya untuk menambah semangat. ’’Terima kasih, Surabaya. Semoga Surabaya lekas hujan,’’ kata Fadly menutup konser malam itu.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ama/c13/any



Close Ads