alexametrics

Racket Boys, Drama Berlatar Belakang Olahraga Tayangan SBS

4 Juni 2021, 18:18:15 WIB

JawaPos.com – Di Korea, serial drama dengan latar olahraga masih terbilang minim. Ada anggapan, genre itu sulit menjadi hit. Namun, SBS kembali mencoba peruntungan. Setelah sukses dengan Hot Stove League, yang menjadi Drama Terbaik Baeksang Awards 2020 dan mendatangkan Daesang buat Namgoong Min, stasiun tiga besar Korea itu merilis Racket Boys. Serial tersebut tayang mulai 31 Mei lalu di SBS dan Netflix.

Debut Racket Boys berhasil meraih rating solid dan mencapai lebih dari 5 persen. Bahkan, di Korea, serial itu bersaing ketat dengan Youth of May dan Doom at Your Service yang tayang di slot sama. Drama besutan Jo Young-gwang tersebut menceritakan persahabatan di klub badminton SMP Haenam Seo.

Klub itu dilatih Yoon Hyeon-jong (Kim Sang-kyung), mantan pebulu tangkis terbaik Korea. Namun, klub binaannya nyaris dibubarkan. Anggotanya tersisa empat. Yakni, anaknya sendiri, Yoon Hae-kang (Tang Joon-sang) yang terpaksa ikut klub setelah pindah dari Seoul ke Haenam, sebuah kota pinggiran; kapten klub Bang Yoon-dam (Son Sang-yeon) yang terobsesi jadi selebgram; idola sekolah Na Woo-chan (Choi Hyun-wook) yang berhati baik; dan Lee Yong-tae (Kim Kang-hoon), satu-satunya murid kelas VIII yang cerewet dan merupakan penggemar berat atlet Lee Yong-dae.

Dalam konferensi pers virtual, sutradara Young-gwang mengatakan, Racket Boys mengulas nilai-nilai dalam permainan badminton. Olahraga tepuk bulu itu tak hanya jadi pemanis cerita. ’’Para aktor berlatih keras seperti atlet bulu tangkis sungguhan,’’ paparnya.

Sutradara yang membesut Hyde Jekyll, Me tersebut melanjutkan, ada tiga tema besar dalam serial garapannya itu. ’’Ada para anggota klub badminton yang berusaha memenangi liga junior nasional, penduduk kota yang harus menyesuaikan diri dengan lingkungan pinggiran, dan cerita khas anak muda yang dinarasikan lewat olahraga badminton,’’ jelasnya.

Naskah Racket Boys ditulis Jung Bo-hoon yang dikenal lewat Prison Playbook. Proses penulisannya terbilang lama. Sebab, ada detail wawancara dari atlet, pelatih, dan orang-orang yang terlibat di olahraga tersebut. ’’Di lokasi syuting, kami juga didampingi mantan pelatih untuk konsultasi pergerakan dan postur saat akting,’’ terang Young-gwang.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : fam/c18/ayi

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads